Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Mourinho Larang Kipernya Jadi Striker Lagi, Takut Real Madrid Ngamuk di Playoff Liga Champions

Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026

Merahputih.com - Di bawah lampu stadion Estadio da Luz yang megah, Jose Mourinho berdiri menatap hamparan rumput hijau, membayangkan amarah raksasa Spanyol yang tengah terluka.

Aroma balas dendam tercium tajam menjelang bentrokan babak playoff Liga Champions 2025/26. Kenangan kemenangan dramatis Benfica bulan lalu kini berubah menjadi alarm peringatan bagi sang juru taktik asal Portugal.

“Kami telah melukai raja Liga Champions. Dan raja yang terluka itu berbahaya,” ujar Mourinho dikutip BBC, Selasa (17/2).

Baca juga:

Jadwal Leg Pertama Playoff 16 besar Liga Champions 2025/26, Ada Real Madrid dan PSG

Hantu Sundulan Menit Akhir

Pertemuan sebelumnya di fase liga menyisakan luka mendalam bagi Los Blancos. Kekalahan 4-2 di Lisbon menjadi tajuk utama dunia setelah kiper asal Ukraina, Anatoliy Trubin, maju membantu serangan dan mencetak gol penentu lewat sundulan maut pada menit ke-98.

Hasil tersebut tidak hanya memalukan bagi juara 15 kali Liga Champions itu, tetapi juga melempar Los Blancos ke peringkat kesembilan klasemen, memaksa tim asuhan Alvaro Arbeloa melewati fase playoff.

Meski mengantongi keunggulan psikologis, Mourinho menegaskan bahwa kewaspadaan tinggi adalah harga mati saat menjamu Madrid pada leg pertama, Rabu (18/2). Fokus dan ambisi tinggi menjadi kunci utama agar keajaiban sebelumnya tidak berbalik menjadi bencana.

“Kami akan memainkan leg pertama dengan kepala, ambisi, dan keyakinan," tutur sosok yang menjuluki dirinya The Special One tersebut.

Larangan Striker Dadakan bagi Trubin

Laga lalu memang penuh drama yang menguras emosi. Madrid terpaksa menyudahi pertandingan dengan sembilan pemain setelah Raul Asencio dan Rodrygo menerima kartu merah di masa tambahan waktu. Situasi kacau itu dimanfaatkan Benfica untuk menekan total hingga memaksa Thibaut Courtois memungut bola dari gawangnya sendiri akibat aksi nekat Trubin.

Namun, Mourinho memprediksi laga kali ini akan memiliki atmosfer yang jauh berbeda. Dengan nada bercanda, pria berusia 63 tahun itu memastikan tidak akan ada lagi skenario kiper mencetak gol di lini depan.

Baca juga:

Klasemen Liga Spanyol La Liga Setelah Real Madrid Menang 4-1 atas Sociedad, Barcelona Turun dari Puncak

“Ini akan sangat sulit, tanpa diragukan lagi. Trubin tidak akan bermain di lini depan di stadion Luz,” kelakarnya.

Mourinho mengingatkan bahwa sejarah pertemuan pertama hanyalah catatan di atas kertas. “Saya sudah sangat terbiasa dengan pertandingan seperti ini sepanjang karier saya. Tidak ada hasil yang pasti hanya karena apa yang terjadi di leg pertama,” pungkasnya.

Baca Artikel Asli