Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Merugi Rp 2,4 Miliar, Youtuber Magdalena Fridawati Polisikan Mantan Asistennya

Andika Pratama - Kamis, 02 September 2021

MerahPutih.com - Youtuber Magdalena Fridawati atau yang dikenal dengan Mgdalenaf mengaku ditipu oleh asitennya sendiri. Ia mengalami kerugian sebesar Rp 2,4 miliar.

Mgdalenaf sudah melaporkan masalah ini ke Polda Metro Jaya, atas dugaan penggelapan uang, pencurian hingga pemalsuan surat oleh asistennya GC.

Baca Juga

Soal Kasus Dugaan Penipuan, David Noah Tempuh Jalur Mediasi

Ada pula laporan Mgdalenaf sudah terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor polisi LP/B/3893/VIII/2021/SPKT POLDA METRO JAYA, Tanggal 12 Agustus 2021 atas nama pelapor Magdalena Fridawati

Pasal yang disangkakan ada di Padal Pidana 374 tentang penggelapan uang dalam jabatan. Lalu Pasal 378 untuk penipuan, Pasal 263 untuk pemalsuan surat, dan Pasal 3 dan 5 untuk pencucian uang.

Tak menutup kemungkinan pasal yang disangkakan akan berkembang seiring berjalannya proses penyelidikan .

Terkait laporannya, Mgdalenaf juga sudah menjalani pemeriksaan polisi untuk dimintai klarifikasi atas laporannya pada 31 Agustus 2021.

"Diduga adanya tindak pidana penipuan, penggelapan uang, pemalsuan uang, dan pencucian uang. Oleh mantan asistenku," ujar Mgdalenaf kepada wartawan, Rabu (1/9).

Polda Metro Jaya
Youtuber Magdalena Fridawati

Wanita asal Bandung itu menuturkan, asistennya menerima beberapa endorsement dari UMKM yang mengatasnamakan dirinya.

Namun GC tak pernah menyampaikan hal itu pada Mgdalenaf dan membawa kabur uang tersebut.

Diakui Mgdlenaf masalah ini cukup pelik buatnya sehingga harus melaporkannya ke polisi.

"Memang cukup pelik juga kasusnya. Soalnya Rp 2,4 miliar kerugianku dari dana UMKM yang digunakan. Rp 2,4 miliar itu ada uang saya dan uang UMKM," kata Mgdalenaf.

Permasalahan diketahui setelah adanya aduan dari salah satu brand, yang tiba-tiba meminta uangnya dikembalikan. Padahal selama ini dirinya tidak pernah bermasalah dengan brand tersebut.

Sampai akhirnya mulai Februari 2021, ia endapat aduan dari suatu brand yang mengatakan belum menerima uangnya kembali.

"Padahal saya sendiri tidak pernah melakukan proses refund selama bekerjasama dengan saya," ujarnya.

Ia meminta pihak yang merasa ditipu oleh asistennya segera mengirimkan email kepadanya. Agar diketahui berapa banyak yang tertipu dan total kerugian.

"Tolong hubungi saya aja di email yang bisa dijadikan aduan," lanjutnya. (Knu)

Baca Juga

David Noah Bakal Dikonfrontasi dengan Pelapor Kasus Dugaan Penipuan Rp 1 Miliar

Baca Artikel Asli