Perajin limbah kayu skateboard (papan seluncur) menjadi bingkai kacamata di Studio Namines, Jakarta. Pemiliki kerajinan bingkai kacamata ini adalah Reynanto Akhmad Aditya (Ditto). Dalam satu bulan, Ditto yang juga sebagai pemilik brand Kacamata Kabau ini mampu menyelesaikan 10 kacamata, dengan harga jual antara Rp 1 juta hingga Rp 1,6 juta per-unit. Kacamata Kabau sendiri diambil dari kata kabau (dalam bahasa Minangkabau) yang berarti kerbau.
Mengolah Limbah Skateboard Menjadi Kacamata Kece
Rizki Fitrianto - Sabtu, 25 Februari 2017
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Selasa, 10 Maret 2026
Kuliner Tradisional Ramadan, Lamang Tapai Khas Minangkabau Jadi Favorit Menu Berbuka
PILIHAN EDITOR
Kamis, 23 Juli 2026
Nam Joo-hyuk Sukses Tampilkan 2 Sisi Karakter, ‘The East Palace’ Puncaki Top 10 Show Netflix Indonesia
Kamis, 23 Juli 2026
‘The East Palace’ Ujian Comeback Nam Joo-hyuk, Tayang di Bayang-Bayang Kontroversi
Kamis, 23 Juli 2026
JF3 2026 Resmi Dibuka, Simak Tema, Program, dan Jadwal Fashion Show Lengkap
Kamis, 23 Juli 2026
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Kamis, 23 Juli 2026
Ferran Torres Pamer Topi 'Make Spain Great Again' Saat Parade Juara, Gedung Putih Angkat Bicara
Kamis, 23 Juli 2026
Inter Milan Siapkan Transfer Senyap, Dan Ndoye Bakal Jadi Senjata Mematikan Nerazzurri Musim Depan
Kamis, 23 Juli 2026
Rekayasa urai Kepadatan Lalu Lintas di Jalan Tipar Kawasan Cakung-Cilincing
Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
Kamis, 23 Juli 2026