Perajin limbah kayu skateboard (papan seluncur) menjadi bingkai kacamata di Studio Namines, Jakarta. Pemiliki kerajinan bingkai kacamata ini adalah Reynanto Akhmad Aditya (Ditto). Dalam satu bulan, Ditto yang juga sebagai pemilik brand Kacamata Kabau ini mampu menyelesaikan 10 kacamata, dengan harga jual antara Rp 1 juta hingga Rp 1,6 juta per-unit. Kacamata Kabau sendiri diambil dari kata kabau (dalam bahasa Minangkabau) yang berarti kerbau.
Mengolah Limbah Skateboard Menjadi Kacamata Kece
Merahputih.com / Dery Ridwansah
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Berita Terkait
Berita Foto
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Sekjen DPP IKM B Moulevey Rajo Mudo melaporkan Permadi Arya ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Foto Essay
Kuliner Tradisional Ramadan, Lamang Tapai Khas Minangkabau Jadi Favorit Menu Berbuka
Pekerja membuat lamang tapai makanan khas Minangkabau di industri rumahan kawasan Kramat Raya, Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 10 Maret 2026
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Foto Essay
Tradisi Manumbuk Ampiang: Kiprah Mak-mak Talang Babungo dalam Melestarikan Cita Rasa Minangkabau
Mak-mak memasak Ampiang kuliner warisan budaya Khas Minangkabau di Jorong Tabek, Talang Babungo, Solok, Sumatera Barat, Minggu (3/8/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 06 Agustus 2025