Pembalap andalan Mercedes, Kimi Antonelli resmi keluar sebagai juara F1 GP Italia secara dramatis lewat comeback gila dari posisi start ke-19, mengubur mimpi indah Ferrari di depan publik mereka sendiri. Kemenangan sensasional di balapan kandangnya ini sekaligus mengukuhkan posisi Antonelli di puncak klasemen F1 2026, makin menjauh dari kejaran rival-rivalnya.
Balapan di Sirkuit Monza kali ini benar-benar menyajikan tontonan kelas wahid yang bikin deg-degan. Kalau biasanya tim kuda jingkrak yang jadi sorotan utama para Tifosi, panggung F1 GP Italia justru dirampok habis-habisan oleh pesona bintang muda Mercedes. Bayangkan saja, Kimi Antonelli yang sebelumnya pasrah kena penalti mundur 30 grid gara-gara perombakan total mesin balapnya, justru tampil beringas sejak lampu merah padam. Keputusan berani dan laju mobil yang kelewat kencang bikin pembalap asal Italia ini sukses mencuri perhatian dunia.
Masterclass Kimi Antonelli: Dari Barisan Belakang ke Podium Tertinggi
Jelang race day, garasi Mercedes sebenarnya cuma menargetkan damage limitation alias meminimalisir kerugian poin. Tapi, Antonelli jelas punya skenario yang jauh lebih asyik di kepalanya. Memadukan kecepatan mentah mobil dengan kecerdasan manuver overtake, ia langsung merangsek maju membelah lintasan.
Drama sempat terjadi ketika Virtual Safety Car (VSC) keluar di pertengahan lomba. Antonelli dengan cerdik masuk pit untuk mengganti ban medium baru, sementara rekan setimnya, George Russell, tetap ngotot bertahan di trek dengan ban hard bekas. Strategi ini terbayar lunas. Tak butuh waktu lama bagi sang wonderkid untuk mengambil alih pimpinan balap dari tangan Russell.
Tidak ada satu pun yang bisa menghentikannya untuk mengambil bendera finis (chequered flag) pertama kali,
puji Bos Mercedes, Toto Wolff, terkagum-kagum dengan pace pembalapnya.
Berkat hasil ini, Antonelli sekarang duduk nyaman memimpin klasemen dengan margin 66 poin di atas George Russell. Russell jelas harus putar otak ekstra keras di sisa balapan musim 2026 kalau tidak mau gelarnya dicuri sang junior.
Petaka Ferrari: Hamilton Ngamuk, Leclerc Nyungsep ke Pembatas
Kebahagiaan Mercedes berbanding terbalik dengan nestapa Ferrari. Tampil di depan puluhan ribu Tifosi fanatik, skuad Maranello ini malah kena apes beruntun. Baru masuk tikungan kedua di lap pertama, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton malah asyik senggolan. Hamilton pun terlempar ke gravel dan posisinya anjlok drastis.
Charles mendorong saya keluar lintasan!
keluh Hamilton lewat radio tim.
Juara dunia tujuh kali itu akhirnya cuma bisa finis di urutan keenam. Sebuah hasil yang pastinya bikin mood balapannya hancur lebur.
(Balapan ini) sedikit menghancurkan dan sulit ditelan. Saya berakhir di P10 (setelah insiden) atau semacamnya. Tidak banyak yang bisa dikatakan, kami akan membahasnya secara internal,
tambah pembalap asal Inggris tersebut.
Mimpi buruk Ferrari makin lengkap saat Leclerc kehilangan kendali atas SF-26 miliknya dan menabrak keras dinding pembatas di putaran kedua.
Saya harus melepas dan menginjak gas lagi (di lap pertama). Kami harus menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi,
jelas Leclerc pasca-balapan.
Kejutan Kualifikasi: Pierre Gasly Bikin Jantungan!
Mundur sehari sebelum balapan, kejutan sebenarnya sudah dimulai sejak sesi kualifikasi Sabtu sore. Nggak ada satu pun yang nyangka kalau Pierre Gasly bersama tim Alpine bakal merampok pole position di Monza.
Memanfaatkan slipstream dan dorongan power unit Mercedes di mobilnya, pembalap asal Prancis ini sukses jadi yang tercepat di Q1 dan Q3. Ini jelas bukan kebetulan, mengingat enam tahun lalu Gasly juga sukses mencetak kemenangan F1 pertamanya di sirkuit legendaris ini.
Update Klasemen F1 2026 (Top 10) Pasca GP Italia
Biar nggak ketinggalan peta persaingan musim ini, berikut adalah peringkat 10 besar klasemen pembalap Formula 1 2026 setelah balapan gila di Monza:
| Pos | Nama Pembalap | Tim | Poin |
| 1 | Kimi Antonelli (ITA) | Mercedes | 267 |
| 2 | George Russell (GBR) | Mercedes | 201 |
| 3 | Lewis Hamilton (GBR) | Ferrari | 191 |
| 4 | Lando Norris (GBR) | McLaren | 171 |
| 5 | Charles Leclerc (MON) | Ferrari | 155 |
| 6 | Max Verstappen (NED) | Red Bull Racing | 127 |
| 7 | Oscar Piastri (AUS) | McLaren | 116 |
| 8 | Isack Hadjar (FRA) | Red Bull Racing | 71 |
| 9 | Liam Lawson (NZL) | Red Bull Racing | 51 |
| 10 | Pierre Gasly (FRA) | Alpine | 41 |