Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Mardani Ali Sera Haramkan #2019GantiPresiden, Pengamat: Bukti Koalisi Prabowo-Sandi Pecah

Andika Pratama - Minggu, 05 Mei 2019

MerahPutih.com - Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, ada semacam perbedaan pendapat di internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Terutama menyikapi hasil Pilpres 2019.

Ray mencontohkan, pernyataan politikus PKS Mardani Ali Sera soal kampanye #2019gantipresiden telah usai. Sementara, di sisi lain terkesan ngotot ingin adanya pemimpin baru.

Ray Rangkuti (tengah), Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia. (Foto: Facebook/Ray Rangkuti)
Ray Rangkuti (tengah), Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia. (Foto: Facebook/Ray Rangkuti)

"Barisan ini mulai tidak kompak dalam menyikapi hasil pemilu, khususnya soal pilpres. Setelah ketum PAN bertemu Jokowi, lalu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) silaturrahmi dengan Jokowi dan kini Mardani menyebut tagar ganti presiden sudah berhenti," kata Ray kepada Merahputih.com di Jakarta, Minggu (5/5).

Artinya, lanjut Ray, tiga dari empat partai politik resmi pendukung 02 seolah mengambil jalan berbeda dengan BPN dan lebih khusus lagi dengan Gerindra maupun barisan ulama pendukung pasangan 02. Ketiganya adalah PAN, Demokrat dan PKS.

"Tiga partai ini seperti lebih memilih jalan menunda klaim kemenangan Prabowo-Sandi dengan keyakinan mencapai 62%. Mereka juga terlihat tidak banyak mengkritik hasil situng KPU, yang diklaim 02 banyak kejanggalan," jelas Direktur Lingkas Madani Indonesia ini.

Sekalipun secara legal, koalisi ini masih berlaku, tetapi secara faktual, mereka nampaknya telah mencari jalan sendiri-sendiri, meninggalkan Gerindra dan barisan ulama pendukung 02 pada keyakinan kemenangan yang sudah dinyatakan berulang kali.

"Tindakan ini, tentu saja, juga menyiratkan ketidakyakinan akan klaim yang sebelumnya mereka dengungkan. Bahwa hasil QC tidak tepat, dan perhitungan di BPN yang menunjukan hasil berbeda dari situng dan QC adalah hasil yang lebih dipercaya," jelas Ray

Mardani Ali Sera
Politikus PKS Mardani Ali Sera (Fotografer : Djo, Aziz/ PKSFoto)

Artinya, lambat tapi pasti, tiga partai ini lebih menyerahkan hasil pilpres pada perhitungan manual KPU dan berusaha menghindar dari klaim kemenangan.

"Maka tanggal 22 Mei nantilah kepastiannya. Dan, nampaknya, kini hanya Gerindra dan barisan ulama dari ijtima ulama 3 yang masih yakin bahwa 02 menang diangka 62%," pungkas Ray. (Knu)

Baca Artikel Asli