Merahputih.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ma'aruf Amin berharap umat islam menerima permohonan maafd an tidak melakukan hujatan kepada putri Presiden pertama Indonesia Sukmawati Soekarnoputri atas pembacaan puisi berjudul 'Ibu Indonesia'.
"Karena itu kami memaklumi dan bisa menyampaikan permohonan maaf beliau. Dan kami ajak seluruh umat islam menerima permohonan maaf beliau dan tidak melakukan hujatan," kata Ma'aruf Amin saat konfrensi pers di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).
Pria kelahiran tahun 1943 ini juga mengimbau masyarakat tak melaporkan putri Ploklamator Indonesia itu ke polisi. Karena MUI ingin membangun keutuhan bangsa dan negara seperti sedia kala.
"Dan memperkuat prinsip yang selama ini kita bangun ukhuwah islamiyah. Beliau (Sukmawati) seorang muslimah dan kita bersama bangsa itu harapan dari kami MUI dan kita ingin mencoba menempatkan masalah ini ingin supaya jika ada persoalan kita bisa merembukkan menyelesaikan," jelasnya.
Ia pun menceritakan tentang Presiden Pertama RI, Soekarno yang membangun bangsa Indonesia dengan melakukan dialog. Sehingga menemukan titik temu dengan melahirkan dasar negara.
"Kita ingin meniru para pendahulu bangsa ini agar perbedaan yang terjadi selesai dalam dialog-dialog, agar bangsa kita tidak terjadi konflik seperti di negara lain. Karena itu kami punya perhatian besar menjaga keutuhan bangsa ini," tutupnya. (Asp)