Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Lokasi Rekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswa UNS Dipindah dari Kampus

Zulfikar Sy - Rabu, 17 November 2021

MerahPutih.com - Pengusutan kasus kematian Gilang Endi Saputra (21), mahasiswa UNS saat mengikuti Diklatsar UKM Menwa memasuki babak baru.

Polresta Surakarta, Jawa Tengah bakal menggelar rekonstruksi kasus dugaan kekerasan dengan tersangka yang berstatus mahasiswa dan alumni, yakni NFM (22) dan FPJ (22).

Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, rekonstruksi diadakan di Mapolresta Surakarta, tidak di kampus UNS. Hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan.

Baca Juga:

2 Tersangka Pembunuhan Anggota Menwa UNS Ajukan Penangguhan Penahanan

"Kamis besok kita adakan rekonstruksi kasus dugaan kekerasan Diklat Menwa UNS yang berujung meninggalnya satu mahasiswa," ujar Ade di Balai Kota Solo, Rabu (17/11).

Dikatakannya, rekonstruksi ini diperlukan untuk mengetahui kejadian secara utuh selama proses kegiatan berlangsung. Rekonstruksi juga dilakukan untuk melengkapi berkas perkara.

"Jadi rekonstruksi ini membangun kembali cerita peristiwa utuh dari kejadian selama pelaksanaan Diklatsar kemarin," tuturnya.

Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)
Kapolresta Surakarta Kombes Ade Safri Simanjuntak. (MP/Ismail)

Ia mengatakan, rekonstruksi nanti kedua tersangka akan didampingi kuasa hukum dari UNS. Sejauh ini, pihaknya telah memeriksa 37 orang saksi dalam kasus ini.

"Saksi 37 orang sudah kita lakukan pemeriksaan, termasuk dua orang tersangka juga sudah kita periksa," kata dia.

Baca Juga:

Polisi Jadwalkan Rekontruksi Kasus Kematian Anggota Menwa UNS

Ia memastikan sejauh ini baru dua orang yang telah ditetapkan tersangka. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan tersangka bertambah tergantung hasil penyelidikan.

Kasatreskrim Polresta Surakarta AKP Djohan Andika mengatakan, memang awalnya penyidik akan menggelar reka ulang di TKP kampus UNS. Namun, setelah melakukan berbagai pertimbangan lokasi rekonstruksi dipindah ke Mapolresta Surakarta.

"Pertimbangan keamanan saja. Kita adakan rekonstruksi di Mapolresta," kata dia.

Ia khawatir, jika rekonstruksi diadakan di lokasi kejadian akan banyak warga yang menonton dan menimbulkan kerumunan. Atas dasar itu, pihaknya memutuskan rekonstruksi diadakan di Mapolresta Surakarta. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polresta Surakarta Tetapkan 2 Panitia Sebagai Tersangka Pembunuhan Anggota Menwa UNS

Baca Artikel Asli