Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Liga 1 dan 2 Boleh Dihadiri Penonton, Polisi Turun Tangan Awasi Protokol Kesehatan

Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Desember 2021

MerahPutih.com - Kabar baik datang dari gelaran sepak bola Liga 1 dan Liga 2. Polri menyatakan telah memberi izin kepada PT. Liga Indonesia Baru (LIB) untuk melakukan uji coba penyelenggaraan sepakbola liga 1 dan 2 dengan dihadiri penonton secara langsung.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, uji coba itu diberikan izin dengan catatan bahwa kapasitas penonton yang hadir secara fisik dilakukan secara terbatas. Mengingat, saat ini masih dalam masa Pandemi COVID-19.

“Semua penonton, pemain, pihak sponsor hingga official harus benar-benar memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik,” kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (15/12).

Baca Juga

Harapan Anies di HUT ke-93 Persija Jakarta

Pemberian izin dengan penonton terbatas tersebut harus mengedepankan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes). Polisi akan ikut turun ke lapangan untuk mengawasi hal tersebut.

Dalam uji coba itu, penonton yang hadir secara fisik nantinya wajib menggunakan masker sejak awal hingga pertandingan berakhir. Pertandingan sendiri digelar di wilayah yang laju pertumbuhan virus COVID-19 yang rendah.

Baca Juga

Resmi, Liga 1 Rehat saat Timnas Berlaga di Piala AFF 2020

Kemudian, masyarakat yang hadir wajib sudah mengantongi sertifikat vaksin COVID-19 dengan dosis kedua. Nantinya, penonton juga harus mengakses aplikasi PeduliLindungi.

Polri telah melakukan koordinasi dan komunikasi kepada seluruh pihak terkait. Tujuannya, agar penanganan dan pengendalian COVID-19 bisa tetap berjalan dengan baik ditengah berlangsungnya event olah raga.

Baca Juga

Pelatih Persib Antisipasi Skema Penyerangan Arema FC

Meski begitu, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi rutin terkait dengan pelaksanaan uji coba kehadiran penonton secara terbatas di Liga 1 dan Liga 2 ini.

“Sehingga, pelaksaanaan tetap berjalan dengan baik namun faktor kesehatan harus tetap dikedepankan,” tutup mantan Kapolda Kalimantan Tengah ini. (Knu)

Baca Artikel Asli