MerahPutih.com - Dewa United belum mendapatkan hasil optimal atas Persis Solo pada laga lanjutan Super League pekan ke-33 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (16/5).
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink, menyebut timnya tidak punya Intensitas dalam pertandingan tersebut. Sedangkan Persis punya intensitas.
“Persis Solo tim yang bagus. Terus juga kita tahu babak pertama mereka fokus di transisi. Pemain nomor punggung 9 dan 10 akhirnya mereka ketemu banyak situasi satu lawan satu,” ujar Jan Olde usai pertandingan.
Pada babak kedua pemainnya punya intensitas, tapi sudah mulai menurun. Kemudian bersabar melakukan build up
Baca juga:
Coach Milo Akui Dewa United Tim Bagus, Layak Ada di Posisi Pertama
“Tetapi kita lihat tadi mereka cetak gol dari corner. Di olahraga memang butuh intensitas, butuh tim performa bagus. Kalau dibilang soal intensitas, intensitasnya ada di Solo,” katanya.
Pemain Dewa United, Jonathan Bustos, mengakui pertandingan ini sulit.
"Kita sebenarnya tidak main jelek, kita juga ciptakan peluang. Babak kedua memang kita kuasai. Tetapi sepak bola seperti itulah, kadang kita menang, kadang kalah,” kata Jonathan.
Sebagai tim pihaknya bangga karena dari 15 pertandingan hanya kalah 2 kali. Ia pun masih optimistis Dewa United mampu finis peringkat empat Super League musim 2025/2026.
“Dan kita harus bangga, dari 15 pertandingan kita hanya kalah 2 kali. Masih ada satu pertandingan, kita juga masih mau raih peringkat keempat, tetapi sekarang tidak tergantung sama kita. Tapi di pertandingan terakhir kita tetap harus menang,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).