Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng

Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026

MerahPutih.com - Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dipastikan telah memasuki wilayah perairan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I) hari ini.

Armada kapal raksasa hibah dari Italia yang sempat diberi nama KRI Gajah Mada kemudian diganti lagi menjadi KRI Sriwijaya itu akan tiba bersandar di Dermaga Tanjung Priok, Jumat (18/9) besok. Pangkalan kapal induk itu nantinya berada di Lampung.

Baca juga:

Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya

310 Awak Pertama Kapal Induk KRI Sriwijaya Jalani Pelatihan

Dikutip dari siaran pers Komando Armada (Koarmada) RI di Jakarta, Kamis (17/9), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah menyiapkan 310 personel untuk menjadi calon awak kapal induk KRI Sriwijaya.

Materi diberikan sebagai bekal pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme yang harus dimiliki setiap prajurit, sebelum mengemban tugas sebagai pengawak KRI Sriwijaya,

Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah.

Namun, Wishnu tidak menjelaskan secara detail materi pelatihan apa saja yang diberikan kepada para personel. Dia juga tidak menjelaskan secara rinci sejak kapan proses pendidikan berlangsung.

Kapal
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi. (X)

Baca juga:

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok

Pangkoarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata Jadi Pemberi Materi

Wishnu mengungkapkan para pengajar yang dihadirkan dipastikan memiliki latar belakang yang relevan dengan kebutuhan pengetahuan para calon awak kapal.

Nama Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata disebut sebagai salah satu pemberi materi.

Dikutip dari Antara, pelatihan berlangsung di Gedung Canopus, Kolat Armada RI, Jakarta Utara, Rabu (16/9) kemarin.

"Dapat dipastikan pembentukan calon pengawak dilaksanakan melalui pelatihan yang terarah, disiplin dan berorientasi pada kesiapan operasional," tandas Kolonel Laut (P) Wishnu. (*)

Baca Artikel Asli