MerahPutih News - Baru-baru ini, Sony Pictures menjadi sasaran hacker yang menyebabkan seluruh jaringan dan sistem terganggu. Hal ini juga menyebabkan kebocoran lima film baru dari Sony, termasuk film epik perang ‘Fury’ dan ‘Annie’.
Investigasi kemudian mengungkapkan bahwa kode yang digunakan untuk melakukan hack itu sangat mirip dengan yang digunakan dalam serangkaian serangan terhadap bank-bank Korea Selatan dan media penyiaran tahun lalu. secara luas diyakini bahwa serangan itu dilakukan oleh Korea Utara.
Korea Utara dituduh sebagai tersangka karena film dari Sony Pictures, ‘The Interview’, yaitu sebuah film komedi yang diperankan oleh Seth Rogen dan James Franco yang secara blak-blakan (mungkin) menghina Korea Utara. Film ini bercerita tentang dua orang reporter yang ditugaskan untuk membunuh Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.
Namun, Korea Utara kini secara terbuka membantah bertanggung jawab atas serangan itu. Seorang juru bicara dari Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara dilaporkan telah mengatakan bahwa ia tidak tahu mengapa Sony Pictures telah ditargetkan, tetapi pihaknya mengatakan bahwa hal itu bisa menjadi "perbuatan yang benar" oleh simpatisan dan pendukung perjuangan Korea Utara melawan imperialisme AS.
Juru bicara tersebut juga mengatakan bahwa film itu "aksi bersekongkol dengan teroris yang menyakiti martabat kepemimpinan tertinggi," Korea Utara juga sebelumnya menyebut film ini sebagai "tindakan perang."