MerahPutih.com - Jumlah korban tewas akibat bom bunuh diri yang terjadi di Kabul, Afghanistan, pada Sabtu (27/1) bertambah menjadi 103 orang.
Kejadian memilukan itu terjadi ketika seorang pengemudi ambulans yang membawa bahan peledak lolos dari pemeriksaan petugas. Tak lama berselang, ledakan besar terjadi dan menghancurkan puluhan toko.
Menurut keterangan Menteri Dalam Negeri, Wais Barmak, menyebutkan setidaknya 235 orang terluka dalam peristiwa ini, dan di antaranya anggota kepolisian.
Taliban mengklaim bertanggung jawab atas ledakan di Kabul. Teror ini sangat mencoreng Amerika Serikat yang sebelumnya mengirimkan banyak pasukan ke Afghanistan untuk memerangi Taliban.
Peristiwa ledakan pada kemarin merupakan yang terburuk yang melanda Kabul sejak sebuah bom truk di dekat kedutaan besar Jerman di kota tersebut yang menewaskan 150 orang pada bulan Mei. (*)
Sumber: The Guardian