Khofifah Bakal Kirimi Presiden Joko Surat, Ini Isinya

Minggu, 26 November 2017 - Noer Ardiansjah

MerahPutih.com - Usai menghadiri resepsi pernikahan Kahiyang Ayu Siregar dan Bobby Afif Nasution, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa ia akan mengirimkan surat tertulis kepada Presiden Joko Widodo.

Adapun isi surat itu, kata Khofifah, adalah surat pemberitahuan tertulis kepada Presiden Joko Widodo mengenai dukungan dua partai kepadanya untuk maju menjadi calon gubernur provinsi Jawa Timur.

"Insya Allah di dalam surat itu, kami menyampaikan informasi, artinya saya sudah dapat rekom dari Partai Demokrat dan Partai Golkar," kata Khofifah di Medan, Minggu (26/11).

Terdapat dua partai politik yang telah menerbitkan dua surat rekomendasi terhadap Khofifah dan Bupati Trenggalek Emil Dardak sebagai pasangan calon gubernur dan wakilnya pada Pilkada Jatim 2018, yaitu Partai Demokrat dan Golkar.

Partai Demokrat memiliki 13 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jatim, sedangkan Partai Golkar 11 kursi, sehingga pasangan Khofifah - Emil telah mengantongi 24 kursi dukungan untuk maju Pilkada Jatim 2018.

Sedangkan untuk mengikuti Pilkada Jatim hanya butuh dukungan dari partai politik yang memiliki minimal 20 kursi di DPRD provinsi setempat.

"Ini artinya, kalau dihitung sudah cukup untuk mencalonkan sebagai cagub di Pilgub Jawa Timur tahun depan. Selanjutnya mohon arahan (Presiden)," kata Khofifah.

Ia mengaku surat itu bukan surat pengunduran diri sebagai menteri sehingga meninggalkan tanggung jawabnya.

"Kami ini para menteri, saya itu pembantu presiden. Menteri ini mendapat mandat, berusaha memaksimalkan, menjalankan tugas sesuai dengan Keppres dan pakta integritas yang ditanda tangani," katanya.

Ia mengaku baru meminta izin secara lisan dari presiden. "Selasa kita dapat rekom dari Demokrat. Saya pun sebelum dan sesudahnya itu tetap mengikuti ritme tugas," katanya. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan