Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Keraton Surakarta Digitalisasi 210 Naskah Kuno, Biar Jadi Bahan Pelajaran

Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026

MerahPutih.com - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningkrat memgandeng Tim Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Mannasa) melakukan digitalisasi 210 manuskrip atau naskah kuno.

Pangageng Sasana Wilapa Keraton Solo sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), GRAy Koes Moertiyah atau Gusti Moeng, mengatakan program digitalisasi naskah kuno Keraton Solo sudah dirancang 1,5 tahun lalu. Namun, baru terlaksana tahun ini.

Kami melakukan digitalisasi naskah kuno. Kami melibatkan tim Mannasa, juga melibatkan Perpustakaan Nasional Perpusnas dan mahasiswa Universitas Sebelas Maret dalam pelaksanaan digitalisasi naskah kuno,

ujar Gusti Moeng, Senin (5/10).

Naskah kuno Keraton Solo masih sangat relevan dan dibutuhkan masyarakat. Terutama kalangan akademisi untuk mendukung penelitian untuk pendidikan.

Baca juga:

Obat Nyamuk Bakar Diduga Penyebab 12 Rumah Aspol Polresta Surakarta Habis Dilahap Api

Naskah-naskah yang ada Keraton Surakarta Hadiningrat ini masih sangat relevan dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama kalangan akademisi,

katanya.

Ia mengatakan dokumen-dokumen bersejarah tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari sejarah, agama, filsafat, kesenian, sastra, arsitektur, pengobatan tradisional, hingga primbon.

Naskah kuno tersebut sampai saat ini tersimpan rapi di perpustakaan Keraton Solo. Perpustakaan ini didirikan pada masa Pemerintahan Pakubuwono (PB) X tahun 1920,

ujarnya.

Ia menambahkan digitalisasi ini untuk jadi bukti sejarah bagi generasi sekarang. Terlebih banyak karya yang masih relevan saat ini untuk dipelajari. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Artikel Asli