Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak

Frengky Aruan - Rabu, 04 Maret 2026

MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar menegaskan bahwa mereka tidak ikut ambil bagian dalam serangan ke Iran. Seperti disampaikan juru bicara Kemlu Qatar, Majed Al-Ansari mereka hanya menggunakan haknya yang sah untuk membela diri.

Selain itu mereka juga berupaya untuk menghalau setiap serangan Iran ke negaranya, termasuk pada instalasi militer atau kepentingan Amerika.

"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," katanya di X seperti dilaporkan RIA Novosti.

Sebelumnya, sejumlah jurnalis Israel mengutip sumber-sumber Barat yang mengklaim bahwa Qatar melakukan serangan terhadap Iran selama 24 jam terakhir.

Baca juga:

Militer AS Klaim Telah Serang Hampir 2.000 Target di Iran dalam Pengerahan Terbesar di Timur Tengah

Majed Al-Ansari mendesak para media agar mengacu pada sumber-sumber Qatar yang kredibel ketika memberitakan tentang Qatar.

Sementara itu, lewat unggahan di X Kementerian Luar Negeri Qatar, Al Ansari juga mengatakan bahwa penargetan tidak terbatas pada instalasi militer atau kepentingan Amerika, yang meluas ke wilayah negara dan area serta fasilitas vital Qatar, termasuk lokasi di Mesaieed dan Ras Laffan, tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari siapa yang menjadi sasaran di wilayah Qatar.

Ia menambahkan bahwa sejak dimulainya serangan Iran pada hari Sabtu, wilayah Qatar telah menjadi sasaran tiga rudal jelajah, yang semuanya ditembak jatuh, 101 rudal balistik, 98 di antaranya ditembak jatuh, dan 39 drone, 24 di antaranya ditembak jatuh.

“Selain itu, dua jet tempur yang memasuki wilayah udara Qatar ditembak jatuh dan ditangani sesuai dengan aturan keterlibatan setelah peringatan yang diperlukan dikeluarkan. Ia mencatat bahwa pencarian sedang dilakukan terhadap awak kedua pesawat tersebut setelah ancaman sepenuhnya dinetralisir.”

Baca Artikel Asli