Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kemenkes Pantau Perkembangan Deltacron di Eropa

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Maret 2022

MerahPutih.com - Para ilmuwan telah mengonfirmasi keberadaan varian COVID-19 baru yang menggabungkan mutasi dari varian Omicron dan Delta dengan kasus yang dilaporkan di beberapa negara Eropa.

Varian itu, yang dijuluki "Deltacron," dikonfirmasi melalui pengurutan genom yang dilakukan para ilmuwan di IHU Mediterranee Infection di Maseille, Prancis. Varian itu telah terdeteksi di beberapa wilayah Prancis.

Baca Juga:

Bertambah 2.548, Kasus Positif COVID-19 DKI Jakarta Capai 1.214.021

Kasus varian Deltacron juga ditemukan di Denmark dan Belanda, menurut database internasional Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID). Secara terpisah dua kasus teridentifikasi di Amerika Serikat dan dilaporkan 30 kasus teridentifikasi di Inggris.

Varian tersebut adalah hibrida yang muncul lewat proses yang disebut rekombinasi, di mana dua varian virus menginfeksi individu secara bersamaan mengakibatkan bertukar materi genetik dan menciptakan varian baru.

"Ini masih dimonitor perkembangannya. Karena belum ada bukti terkait peningkatan penularan, keparahan dan lainnya," kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Minggu (13/3).

Nadia memastikan, pemerintah terus melakukan pemantauan perkembangan dan mendorong percepatan upaya vaksinasi COVID-19.

"Ya artinya menghadapi apapun juga potensi penularan, percepatan vaksinasi booster dan primer harus disegerakan," ujar Nadia, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes.

Tes COVID-19. (Foto: MP/ Ismail)
Tes COVID-19. (Foto: MP/ Ismail)

Sementara, data Per 12 Maret 2022 untuk vaksinasi nasional, sudah 72,50 persen dari total sasaran vaksinasi mendapatkan dosis lengkap. Namun demikian, baru sekitar 7 persen dari 208.265.720 total sasaran orang yang sudah melakukan booster.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate pada Sabtu berpesan kepada masyarakat agar tetap menjalankan vaksinasi booster dan tidak pilih-pilih jenis vaksin, sebab semua jenis vaksin yang tersedia sama-sama berfungsi untuk memberikan perlindungan diri dari virus COVID-19.

"Vaksin akan melindungi kita dari gejala sakit yang lebih berat, serta menekan angka kematian. Karena itu, kita prioritaskan kelompok rentan seperti lansia dan yang memiliki komorbid, untuk segera melengkapi vaksinasi dan mendapatkan booster," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Jonatan Christie Positif COVID-19, Gejala yang Dialami di 16 Besar German Open

Baca Artikel Asli