MerahPutih.com - Sejumlah negara Eropa mencatat rekor suhu tertinggi baru selama periode gelombang panas. Suhu di beberapa wilayah melampaui, 40 derajat Celsius.
Data kematian awal dan estimasi peneliti menunjukkan sedikitnya 14.000 orang meninggal di enam negara Eropa yang paling terdampak gelombang panas pada akhir Juni.
Pada paruh kedua Juni, sekitar 2.000 kematian dini tercatat di Prancis, 1.740 di Belgia, 6.800 di Jerman, dan 480 di Belanda, ungkap laporan yang dirilis Senin.
Spanyol dan Inggris juga terdampak gelombang panas dengan masing-masing sekitar 810 dan 2.200 kematian selama periode yang sama.
Baca juga:
Gelombang Panas di Jerman Bikin Kematian karena Tenggelam Meningkat Tajam Sejak 2003
Laporan tersebut menyebut, kematian itu diduga berkaitan dengan gelombang panas karena para peneliti tidak menemukan penyebab lain atau ancaman kesehatan masyarakat yang dapat menjelaskan lonjakan kematian tersebut.
Gelombang panas ekstrem ini, melanda Eropa sejak pertengahan Juni. di Italia, tengah menghasapi fase paling intens dari gelombang panas ketiga sepanjang tahun. Di mana suhu udara di wilayah Sardinia diperkirakan menembus 45 derajat Celsius. Kondisi ini memicu kekeringan parah dan krisis pasokan air bersih.
Sementara, prancis berjuang memadamkan kebakaran hutan besar di dekat Paris akibat gelombang panas berkepanjangan terus melanda sebagian besar negara itu dan memaksa evakuasi di dekat hutan Fontainebleau.