Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kapolri Akui Promosi Jabatan di Tubuh Polri Rawan Isu Pungli

Noer Ardiansjah - Rabu, 26 Oktober 2016

MerahPutih Nasional - Kepolisian RI (Polri) tengah gencar melakukan perang melawan pungutan liar (pungli). Pungli di tubuh kepolisian tidak hanya yang berhubungan dengan publik, tetapi juga dalam hal promosi jabatan.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengakui promosi jabatan di tubuh Polri rawan isu pungli.   

"Masalah promosi jabatan ini memang telah menjadi isu, kemudian ada beberapa langkah yang kita lakukan untuk mengatasi ini," kata Tito dalam acara diskusi capaian dua tahun bidang Politik Hukum dan Keamanan Pemerintahan Jokowi-JK di Kantor Staf Presiden Jakarta, Rabu (26/10).

Ke depan, menurut Tito, promosi jabatan akan dilakukan dengan open bidding (lelang jabatan) berdasarkan sistem kinerja, sehingga personel yang memenuhi syarat bisa mengikutinya.

Selanjutnya, para peserta lelang jabatan ini akan mengikuti proses assessment. Tiga kandidat terbaik akan diajukan ke Dewan Jabatan dan Kepangkatan.

Kapolri berharap langkah yang ditempuh ini bisa menghilangkan praktik pungli dalam rangka pembinaan karier serta kolusi dan nepotisme dalam mengisi jabatan di tubuh kepolisian.

Selain itu, Tito mengatakan pihaknya juga melakukan operasi internal berbagai pungli, termasuk penyimpangan oleh oknum dalam rekrutmen anggota kepolisian baru.

BACA JUGA:

  1. Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Kinerja Polri Dinilai Membaik
  2. Rp14,2 Triliun Uang Negara Diselamatkan Selama Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
  3. Dua Tahun Jokowi-JK, Masyarakat Masih Keluhkan Lapangan Pekerjaan
  4. 2 Tahun Jokowi-JK, Ini Kata Netizen
  5. Survei CSIS: Masyarakat Puas Atas Kinerja Kerja Jokowi-JK

 

Baca Artikel Asli