MerahPutih.com - Maraknya kasus kejahatan jalanan dan tawuran belakangan ini memancing Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk berbicara.
Ia menyatakan, akan menyiapkan operasi khusus pada malam dan dini hari.
Langkah dilakukan sebagai upaya menekan kasus tawuran, begal, dan gangster yang terjadi di Bekasi, Depok, dan Tangerang.
Baca Juga:
Azis Samual Masih Bungkam, Polda Metro Sulit Ungkap Motif Pengeroyokan Ketua KNPI
"Saya minta Pak Dirkrimum (Kombes Tubagus Ade Hidayat) disusun betul itu rencana aksi mengidentifikasi kasus-kasus yang sangat menganggu masyarakat, khususnya di wilayah Bekasi, Depok, dan Tangerang. Pak Dirkrimum siapkan operasinya," kata Fadil Imran dalam keterangannya pada Selasa (8/3).
Fadil mengakui, kasus kejahatan kembali terjadi di sejumlah wilayah penyangga Jakarta.
"Kemarin saya membaca di Depok ada warga yang terluka di serang gengster. Kemudian di wilayah Bekasi terjadi begal, terjadi tawuran," lanjut Fadil Imran dengan nada tinggi dan sedikit kesal.
Fadil mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dari masyarakat akan banyaknya kasus tawuran dan begal yang amat meresahkan masyarakat.
Mantan Kapolres Jakarta Barat ini akan datang ke lokasi-lokasi yang rawan tersebut sesuai dengan jam kejadian.
"Catat para kapolsek, saya akan datang ke lokasi-lokasi yang rawan tersebut. Saya akan evaluasi bersama-sama kita susun intervensi dan dapat membuat masyarakat aman dan nyaman," kata lulusan AKPOL 1991 yang dikenal hobi bermain badminton dan sepak bola ini.
Baca Juga:
Polda Metro Tangkap Pelaku Pengeroyokan Ketum KNPI
Ia juga meminta jajarannya untuk bekerja dengan optimal dan ikhlas demi menjaga kamtibmas masyarakat.
"Ini yang saya katakan saudara-saudara sekalian kita harus bekerja dengan ikhlas. Dan kita harus bekerja menyelesaikan persoalan ini bekerja tuntas," tegasnya.
Sebagaimana diketahui aksi gangster beberapa waktu terakhir terjadi di Tangerang Selatan yang didominasi anak di bawah umur pada 18 Februari 2022 lalu.
Hal serupa terjadi di Bekasi pada 5 Februari 2022 lalu, seorang pemuda tewas setelah diteriaki maling oleh gangster Brother Stress.
Begal sepeda juga terjadi menimpa pesepeda di Senayan Jakarta pada 2 Maret 2022 lalu.
Kemudian pada 3 Maret 2022 dini hari terjadi begal sepeda motor di Jalan Arteri JORR Jatiwarna Bekasi.
Begal sadis hingga memotong jari korban hingga putus juga terjadi pada 17 Februari 2022 silam di Tanjung Priok Jakarta Utara. Bahkan, seorang PPSU menjadi korban begal di Kelapa Gading pada 22 Februari 2022 silam.
Tawuran antara anak muda juga terjadi di Poris Indah, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang Selatan pada 6 Maret 2022 dini hari.
Jauh sebelum itu, tawuran juga terjadi di Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat pada 25 Februari 2022 dini hari dengan menggunakan celurit, batu, dan balok kayu antara dua kelompok pemuda.
Tawuran maut juga terjadi pada 15 Februari 2022 silam di Jalan M Yamin, Bekasi Timur yang menyebabkan satu orang remaja tewas karena dibacok hingga tembus ke organ paru-paru. (Knu)
Baca Juga:
Polda Metro Gelar Vaksinasi di Sentra Kuliner UMKM