Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi

Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026

MerahPutih.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin mengkhawatirkan. Pemerintah menyalurkan bantuan logistik berupa ribuan tabung oksigen dan perlengkapan pemadaman ke enam provinsi terdampak.

Baca juga:

Heroik, Anak SD di Kalimantan Ikut Padamkan Api Karhutla

Kalimantan Barat menjadi wilayah pertama yang menerima distribusi tahap awal penyaluran tabung oksigen untuk membantu kebutuhan petugas maupun masyarakat yang terdampak asap.

Untuk tahap awal, bantuan yang diberangkatkan adalah untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat,

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Selasa (25/8).

Bantuan Logistik ke 6 Provinsi Terdampak Karhutla Mulai Dikirim

Sejumlah peralatan bantuan mulai disiapkan sejak Senin (24/8), di antaranya enam set tenda pleton, 200 dus MTP, selang pemadam khusus karhutla berukuran 1,5 inci dan 2,5 inci, nozzle, gun nozzle pistol spray, serta connector Y.

Selain perlengkapan pemadaman, tabung oksigen juga disiapkan untuk membantu kebutuhan petugas maupun masyarakat yang terdampak asap.

Pengiriman awal dilakukan melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Kalimantan Barat pada Selasa (25/8) pagi menggunakan pesawat. Total ada 1.500 tabung oksigen yang dialokasikan ke enam provinsi.

Baca juga:

Prabowo Suruh Kapolda Riau Bawa Tersangka Karhutla ke Jakarta, Biar Diurus BIN

Distribusi Tabung Oksigen ke 6 Provinsi

Personel Polri menyiapkan bantuan logistik dan tabung oksigen untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Personel Polri menyiapkan bantuan logistik dan tabung oksigen untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Distribusi Bertahap Sesuai Kondisi Lapangan

Trunoyudo menekankan kebutuhan tabung oksigen menjadi perhatian utama dalam penanganan dampak karhutla, terutama ketika asap menyelimuti permukiman dan berpotensi mengganggu kesehatan warga.

Menurut Trunoyudo, pengiriman bantuan logistik terus dipersiapkan dan akan dilakukan secara bertahap. Distribusinya akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. (knu)
Baca Artikel Asli