Jangan Lupa Cek Kesehatan untuk Persiapan Puasa

Jumat, 01 April 2022 - Andreas Pranatalta

SEBENTAR lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan. Perlu adanya persiapan tubuh, salah satunya melakukan pemeriksaan kesehatan lengkap untuk mengetahui apakah ada penyakit komorbid atau tidak.

"Persiapan kesehatan dapat dimulai dengan melakukan medical check up untuk mengetahui apakah kita memiliki penyakit komorbid atau tidak," ujar Manager Medical Underwriter Sequis, dokter Fridolin Seto Pandu, mengutip laman ANTARA, Rabu (30/3).

Jika kamu memiliki komorbid seperti diabetes, hipertensi, asam urat, kolesterol, maka sebaiknya konsusltasikan penyakit tersebut pada dokter dan sampaikan niat berpuasa. Selama satu bulan ke depan, tubuh akan berada dalam kondisi tidak makan dan tidak minum selama 12 jam. Walaupun kebiasaan ini sudah dilakukan sejak kecil, tapi mengingat kesehatan bersifat tidak konstan, ada saja yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Sebelum bulan puasa, sebaiknya kamu mulai mempersiapkan tubuh agar tetap kuat dan sehat saat berpuasa nanti. Fridolin juga menyarankan agar mengubah beberapa pola hidup, seperti jam tidur, makan, olahraga untuk meminimalkan keluhan dan gangguan sakit lainnya.

Baca juga:

Para Ibu Hamil, Hentikan Puasa Jika Alami Gejala Ini

Jangan Lupa Cek Kesehatan untuk Persiapan Puasa
Lakukan olahraga setiap harinya. (Foto: Unsplash/Alora Griffiths)

“Pola hidup sehat harus dilatih dan dibiasakan karena tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi. Menjalankan pola hidup sehat sesungguhnya baik untuk memaksimalkan imun tubuh," kata Fridolin.

Kalau selama ini kamu jarang atau belum menjalankannya, lanjut Fridolin, masih ada kesempatan sebelum sampai ke bulan puasa. Nantinya jika tubuh sudah terlatih, tetaplah menjalankan pola hidup sehat bahkan setelah tidak bulan puasa lagi.

Baca juga:

Tradisi Nyekar Setiap Tahun Sebelum Puasa

Jangan Lupa Cek Kesehatan untuk Persiapan Puasa
Tidur tujuh sampai delapan jam per hari. (Foto: Unsplash/Lux Graves)

Fridolin memberikan tips terkait pola tidur, yakni membiasakan tidur jam 21.00 atau 22.00 WIB dan bangun subuh. Jika berkesempatan tidur siang, maka beristirahatlah sekitar 30 menit. Jangan lupa juga atur ritme kerja dan aktivitas saat pagi dan siang agar tubuh dapat beristirahat tepat waktu saat malam hari.

Untuk asupan, Fridolin menyarankan untuk membiasakan diri sarapan dan tidak terlambat makan siang. Rutin mengonsumsi sayur dan buah yang banyak mengandung serat untuk melancarkan metabolisme tubuh agar tidak mengalami sembelit.

Tips berikutnya, biasakan tubuh untuk bergerak dengan berolahraga seperti jogging, jalan cepat, dan yoga.

"Mereka yang rutin berolahraga akan mendapat bonus tubuh lebih bugar, dapat berpikir lebih jernih, dan mudah beristirahat. Jika nanti bulan puasa, lakukan olahraga jelang berbuka atau beberapa saat setelah berbuka," tutup Fridolin. (and)

Baca juga:

Kenali Ciri 'Si Pura-Pura Puasa' di Tongkrongan

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan