MerahPutih.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Komisaris Jenderal (Komjen) Pol M Iriawan siap pasang badan menjamin semua jajaran aparatur sipil negara (ASN) atau PNS Pemprov Jabar netral dalam pelaksanaan Pilkada.
"Kalau (ASN) tidak netral, itu risiko berat buat saya, karena nama (reputasi) itu luar biasa, tidak bisa dibeli dengan apa-apa, karier juga demikian. Kami ingin punya nama baik sebagai penjabat gubernur, dan keluarga besar saya tinggal di Bandung, Jawa Barat, tentu akan mencoreng kalau saya tidak netral," kata Iriawan, dalam rilis resmi biro humas Setda Jabar, Rabu (20/4).
Iriawan pun meminta masyarakat tidak perlu ragu terkait penunjukan dirinya sebagai Pj Gubernur Jawa Barat oleh Presiden RI. "Masyarakat jangan ragu atas penunjukan saya sebagai Pj Gubernur Jawa Barat, saya pastikan, saya akan netral," tegas jenderal polisi bintang tiga itu.
Untuk menjamin netralitas Pilkada Jabar dalam waktu dekat ini, Iriawan akan melakukan pengawalan agar pilkada sukses sesuai harapan masyarakat. Mantan Kapolda Metro Jaya itu telah berkoordinasi dengan Pangdam III/Siliwangi dan juga Kapolda Jawa Barat terkait pengamanan.
"Kami sudah diskusi, Insya Allah untuk pilkada ini kami bisa mengawal dengan aman, sukses, lancar dan terkendali sesuai harapan masyarakat," ujar polisi yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Dilaporkan Antara, Iriawan menyebutkan sebagai penjabat gubernur dirinya memang menjadi sentral dalam pelaksanaan pilkada. Akan tetapi, dirinya sadar tak bisa berjalan sendiri.
"Ada tupoksi, ada Polri/TNI di pengamanan, ada KPU, ada Bawaslu, kemudian ada tokoh-tokoh dan lain sebagainya, di sini kami akan terus bersinergi agar bisa mengabulkan harapan masyarakat Jawa Barat," katanya.
Iriawan juga berterima kasih kepada Gubernur 2013-2018 Ahmad Heryawan (Aher) karena telah mempersiapkan segala hal terkait pilkada sebaik mungkin. "Kami tinggal meneruskan, apa-apa yang kurang kami tambahkan," katanya. (*)