Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jamin Arus Mudik Lancar, Menhub Beberkan Solusi Jalur Jembatan Widang

Wisnu Cipto - Rabu, 18 April 2018

MerahPutih.com - Pemerintah telah menetapkan cuti dan libur bersama Idul Fitri 2018 menjadi 11 hari mulai 10-20 Juni. Artinya, peningkatan arus mudik lebaran tahun ini diprediksi sudah mulai berlangsung sejak Jumat 8 Juni, atau hampir 7 hari sebelum hari raya yang jatuh 15 Juni. Meski sempat muncul kekhawatiran runtuhnya jembatan Widang Tuban bakal mengganggu kelancaran arus mudik tahun ini, Pemerintah memastikan arus mudik lebaran nanti takkan bermasalah.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan telah mengantisipasi dan memetakan tindakan yang harus dilakukan. Untuk penanganan manajemen lalu lintas pascakejadian, bakal diberlakukan pengaturan lalu lintas kendaraan.

Menurut Menhub, untuk kendaraan kecil, baik dari arah Tuban maupun arah Lamongan akan dibuat dua arah di Jembatan Widang Baru. Kendaraan dari arah Lamongan yang sudah terlanjur masuk antrean memasuki Jembatan Widang Baru akan diatur secara bergantian.

Jembatan widang
Sejumlah warga mencoba membantu evakuasi korban jembatan Widang Lamongang-Tuban yang ambrol Selasa (17/4). (Ist)

Kemudian kendaraan kecil baik dari arah Lamongan sampai arah Tuban bisa menggunakan Jembatan Widang Baru secara bersamaan. Sedangkan untuk truk pengangkut barang dari arah Surabaya ke Tuban akan diarahkan dari Paciran-Gondong-Tuban.

Untuk kendaraan yang sudah masuk ke arah Lamongan akan diarahkan ke Cepu-Blora-Purwodadi dan kendaraan dari arah Tuban ke Surabaya akan dialihkan ke Jalan Dendles-Tuban-Gondong-Paciran-Surabaya.

Perbaikan Selesai Sebelum Lebaran

Budi menambahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR berkomitmen akan memperbaiki jembatan dalam waktu kurang lebih 45 hari (1,5 bulan). Artinya perbaikan sudah selesai dan dapat digunakan sebelum Lebaran. "Sehingga bisa berfungsi dua minggu sebelum Lebaran," tegas Menhub, dalam rilis yang diterima, Rabu (18/4).

Sementara itu, Kemen PUPR menduga untuk sementara ambrolnya Jembatan Widang di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, karena beban berlebih. "Dari data-data yang ada, kemungkinan terbesar adalah akibat beban berlebih yang menyebabkan keruntuhan tersebut," kata Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Arie Setiadi Moewanto.

Jembatan Widang putus (Ist)

Menurut Arie, pada saat kejadian sekitar pukul 11.05 WIB, pada jembatan yang memang lama tersebut, melintas satu "dump truck" limbah smelter dan dua truk muatan penuh pasir serta satu sepeda motor.

Namun, lanjut dia, tim ahli dan independen dari Puslitbang Jalan dan Jembatan bakal turun untuk memastikan dan melakukan investigasi ke lokasi besok (18/4) pagi

Tim nantinya akan melakukan pemeriksaan struktur dan kondisi jembatan di lapangan terhadap peristiwa tersebut dan untuk kemudian analisis apakah perlu dilakukan penggantian menyeluruh atau membuat jembatan baru atau hanya mengganti bentangnya saja. Kemen PUPR menjamin proses perbaikan jembatan sudah selesai sebelum musim mudik lebaran dimulai pada 8 Juni. (*)

Baca Artikel Asli