Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Jakarta Banjir, Apa Kabar Jokowi?

Noer Ardiansjah - Selasa, 10 Februari 2015

MerahPutih Nasional- Hujan deras yang melanda Jakarta selama dua hari berturut-turut pada 8 hingga 9 Februari 2015 kembali membuat Ibu Kota terendam banjir. Banjir hampir merata di lima Kota Administratif DKI Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri mengatakan setidaknya ada 93 titik banjir yang terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kota Metropolitan tersebut.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pernah mengatakan bawah persoalan banjir dan kemacetan Ibu Kota akan mudah diatasi saat ia menjadi kepala pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon kembali menagih janji manis Presiden Joko Widodo untuk segera membebaskan Jakarta dari bencana banjir.

"Ini kan salah satu janji Presiden untuk menangani.  Kita tau hal ini kan tidak mudah, tapi dulu bilang kalau Gubernur jadi Presiden akan mudah melakukan koordinasi," kata Fadli yang juga politikus Partai Gerindra di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).

Saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, Joko Widodo mengatakan, bahwa persoalan yang dihadapi Jakarta adalah banjir dan kemacetan.

Baca Juga: Cegah Banjir, Fadli Zon Minta Ahok Tegas Pada Pengusaha Mall

Ada dua persoalan klasik yang selama ini dihadapi oleh warga Ibu Kota Jakarta. Kedua masalah itu adalah banjir dan kemacetan. Dalam sebuah acara di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) pada 28 Juni tahun 2011 silam Jokowi memastikan persoalan banjir dan macet Ibu Kota bisa diselesaikan dengan dua hal.

Pertama, keinginan untuk menggunakan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengatasi hal tersebut. Kedua, proyek pengerjaan banjir dan macet tidak boleh ditunggangi kepentingan lain. Jika kedua hal tersebut terpenuhi maka banjir dan macet di Ibu Kota akan segera selesai.

Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun 2012 silam, Joko Widodo sendiri mencalonkan diri dan terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta berdampingan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Joko Widodo sendiri hanya dua tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pada pemilu presiden (pilpres) 2014 silam Joko Widodo maju mencalonkan diri sebagai Calon Presiden (capres) bersama dengan Jusuf Kalla (JK).

Sebelum maju sebagai capres Jokowi mengatakan saat dirinya terpilih sebagai Presiden maka persoalan banjir dan kemacetan Ibu Kota akan bisa diselesaikan dengan mudah. Jokowi berdalih saat terpilih sebagai Presiden ia dengan mudah dapat memerintah kepala daerah di Jakarta dan sekitarnya untuk bekerja keras mengurai problem banjir dan macet.

Pasangan Jokowi-Kalla sendiri berhasil memenangkan pilpres 2014 dan mengalahkan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Jokowi-Kalla dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 20 Oktober 2014 silam.

Namun hingga kini Jakarta masih terendam banjir. Sampai kapankan banjir dan macet akan terus melanda Ibu Kota? (bhd)

Baca Artikel Asli