Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Jah Wobble dan Tian Qiyi Rilis Versi Baru 'Tomorrow Never Knows', Tafsir Psikedelik The Beatles dengan Sentuhan Dub

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026

MerahPutih.com - Musisi sekaligus produser asal London, Jah Wobble, berkolaborasi dengan duo etno-psikedelik asal Liverpool, Tian Qiyi, menghadirkan versi baru lagu Tomorrow Never Knows.

Karya tersebut menjadi single pertama dari album mendatang bertajuk Mystic Liverpool: The Beatles' Psychedelic Psongbook, yang dijadwalkan meluncur pada 14 Agustus melalui Cherry Red Records dan label 30 Hertz.

Album ini menawarkan penafsiran yang personal sekaligus berani terhadap fase psikedelik The Beatles dengan memadukan unsur musik Tiongkok, Mongolia, dan dub sehingga menghadirkan lanskap suara yang unik.

Lagu Tomorrow Never Knows, yang pertama kali menjadi trek penutup album Revolver dan ditulis oleh John Lennon serta Paul McCartney, diolah kembali dengan pendekatan khas Jah Wobble.

Bersama kedua putranya, John T Wardle dan Charlie Wardle, ia menghadirkan interpretasi baru yang memberikan identitas berbeda pada lagu legendaris tersebut.

Baca juga:

10 Lagu The Beatles Paling Romantis dan Maknanya

Perpaduan Musik Dub dan Instrumen Tradisional

Secara musikal, album ini bertumpu pada permainan bass dub yang menjadi ciri khas Jah Wobble.

Aransemen tersebut diperkaya dengan permainan drum John T Wardle, perkusi Tiongkok dan yangqin, serta alunan erhu dan vokal dari Charlie Wardle.

Dalam interpretasi mereka atas Strawberry Fields Forever, Charlie juga memainkan morin khuur.

Sementara itu, Zi Lan Liao, ibu dari John T dan Charlie Wardle yang juga merupakan lulusan Royal Academy of Music serta dikenal sebagai salah satu pemain guzheng terkemuka, turut menyumbangkan permainan guzheng dalam proyek ini.

Baca juga:

Dokumen Terkait Bubarnya The Beatles Ditemukan dan Siap Dilelang

Suguhkan Pengalaman Mendengarkan yang Berbeda

Melalui Mystic Liverpool: The Beatles' Psychedelic Psongbook, Jah Wobble dan Tian Qiyi mengeksplorasi kembali repertoar era psikedelik The Beatles dengan sentuhan instrumen tradisional Tiongkok serta teknik mixing khas musik dub.

Hasilnya menghadirkan pengalaman mendengarkan yang terasa magis dan segar, melampaui sekadar reinterpretasi bernuansa nostalgia terhadap karya-karya klasik The Beatles. (Far)

Baca Artikel Asli