Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records Rilis Mixtape Terbaru ODOPT, 'Pacific Time'

Dekadenz kolaborasi dengan Teenange Menopause.. (Foto: dok/dekadenz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DEKADENZ Records dari Jakarta berkolaborasi dengan label asal Paris, Teenage Menopause Records, untuk menghadirkan rilisan terbaru dari proyek elektronik asal Moskow, ODOPT, bertajuk Pacific Time. Berbeda dari rilisan musik pada umumnya, mixtape ini hanya diproduksi dalam format fisik kaset dan tidak tersedia melalui platform digital.

Pacific Time diperkenalkan melalui sebuah acara khusus di Zodiac, Jakarta, pada April lalu. Kehadiran rilisan ini sekaligus mempertemukan dua label yang memiliki perhatian terhadap perkembangan musik alternatif dan kultur klub underground dari berbagai wilayah.

ODOPT dikenal berada di antara dunia pertunjukan elektronik secara live dan kultur DJ. Proyek ini awalnya dibentuk produser sekaligus komposer Ivan Maslov bersama DJ Grisha Nelyubin. Seiring perkembangannya, ODOPT membangun karakter tersendiri di skena klub bawah tanah melalui musik yang memadukan struktur techno-house dengan permainan ritme yang dinamis.


Warna musik mereka juga diperkaya dentuman bassline dan acid yang tebal, tekstur electro yang khas, serta atmosfer gelap yang terinspirasi dari EBM. ODOPT mengolah berbagai elemen tersebut menjadi musik yang terdengar mentah, tetapi tetap memiliki arah yang jelas. Permainan mesin analog, sampel suara yang tidak biasa, serta struktur komposisi yang sulit ditebak menjadi bagian penting dari pendekatan mereka.

Baca juga:

Lirik Lagu Baru Ziva Magnolya 'Pelindungmu', Siap Menguras Air Mata Pendengarnya


Setelah aktif tampil sebagai duo dalam format live, ODOPT kini lebih sering hadir melalui set DJ berdurasi panjang yang dibawakan Grisha Nelyubin. Penampilan tersebut dirancang seperti perjalanan psikedelik yang imersif dengan menghadirkan materi baru yang belum dirilis, sejumlah edit eksklusif untuk lantai dansa, serta produksi yang terus mereka kembangkan selama lebih dari satu dekade.


Sejak 2015, karya-karya ODOPT telah dirilis melalui sejumlah label internasional, di antaranya Hivern Discs, Born Free, Malka Tuti, 777 Records, dan Discos Capablanca. Rangkaian karya dan aktivitas tersebut turut membangun reputasi ODOPT sebagai proyek yang mampu menghadirkan musik dance berenergi tinggi dengan pendekatan yang tidak biasa.

Melalui Pacific Time, ODOPT memperlihatkan sisi musikal yang lebih konseptual. Mixtape ini dibangun seperti rangkaian transmisi imajiner yang mengalami distorsi, dengan beberapa fragmen rekaman radio yang seolah berasal dari perjalanan melintasi frekuensi gurun hingga mencapai tepian Samudra Pasifik.


Konsep tersebut membuat Pacific Time berada di antara fiksi dan dokumentasi. Materi yang belum dirilis, re-edit, serta berbagai serpihan suara disusun menjadi sebuah narasi musikal yang terus bergerak. Di dalamnya, ODOPT mengeksplorasi gagasan mengenai keterasingan, pengulangan, dan atmosfer ruang yang terasa spesifik, seolah pendengar sedang mengikuti sebuah perjalanan melalui lanskap suara yang asing.


Perilisan Pacific Time juga menjadi hasil pertemuan visi antara Dekadenz Records dan Teenage Menopause Records. Keduanya memiliki perhatian terhadap musik yang berkembang di luar arus utama dan kultur alternatif yang tumbuh dari komunitas.


Selama sekitar satu dekade terakhir, Dekadenz Records telah membangun identitasnya di skena klub alternatif Jakarta melalui berbagai acara, rilisan musik, serta pendekatan yang mengedepankan komunitas.Label ini dikenal dengan kurasi yang dekat dengan musik eksperimental, psikedelik, dan berbagai bentuk suara yang berada di luar arus utama.

Dalam perjalanannya, Dekadenz juga aktif menghadirkan musisi dan proyek dari jaringan underground internasional ke Indonesia, sembari tetap mempertahankan keterhubungan dengan ekosistem musik lokal. Kolaborasi dengan Teenage Menopause Records melalui Pacific Time menjadi kelanjutan dari upaya tersebut sekaligus memperluas hubungan antara skena musik elektronik Jakarta dan jaringan musik alternatif global.(Far)

Baca juga:

Hindia Hadirkan Mixtape 'Doves, 25' on Blank Canvas', Potret Berbagai Fenomena di Penghujung 2024

#Musik #Lagu Baru #Lagu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan