Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya

Joyland Sessions umumkan full line up. (foto: dok/joyland)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Joyland Sessions kembali membuka ruang pertemuan antara musik, seni, komunitas, dan berbagai pengalaman dalam satu kawasan. Memasuki edisi kedua, acara yang digelar promotor Plainsong Live ini akan berlangsung pada 28–29 November 2026 di GBK City Park, Senayan, Jakarta.

Joyland Sessions 2026 menghadirkan 16 penampil dari tujuh negara yang berasal dari kawasan Amerika, Asia, Australia, dan Eropa. Dua nama yang menjadi bagian dari jajaran penampil internasional adalah Slowdive dari Inggris dan Caribou dari Kanada.

Keduanya menawarkan pengalaman musikal dengan karakter berbeda. Slowdive hadir melalui atmosfer yang dibangun dari lapisan gitar shoegaze yang mengawang, sementara Caribou mengolah musik elektronik menjadi sajian yang lebih ritmis.

Baca juga:

Kabar Baik untuk Penggemar Musik Shoegaza, Joyland Sessions 2026 Hadirkan Band Legendaris Inggris Slowdive

Dari Shoegaze hingga World Music

Spektrum musik Joyland Sessions 2026 diperluas oleh sejumlah musisi dengan karakter yang beragam.

Ichiko Aoba dari Jepang membawa pendekatan ambient, sementara DOMi & JD BECK dari Amerika Serikat hadir dengan warna jazz. Dari Jepang, Cho Co Pa Co Cho Co Quin Quin mengeksplorasi world music.

Deretan penampil internasional lainnya mencakup Motorama dari Rusia, Fazerdaze dari Selandia Baru, dan Chanpan dari Amerika Serikat.

Komposisi tersebut memperlihatkan upaya Joyland untuk mempertemukan berbagai karakter musik dalam satu rangkaian pertunjukan, tanpa kehilangan kesinambungan dalam kurasinya.

Ferry Dermawan, Program Director Plainsong Live, menjelaskan bahwa keberagaman menjadi bagian dari karakter kurasi Joyland sejak awal.

Kami ingin line-up yang punya dinamika: ada yang familier buat penonton dan ada juga yang mungkin baru ditemukan oleh penonton. Itu sudah jadi karakter Joyland sejak awal. Kurasinya bisa luas dan cenderung eksperimental, tapi tetap terasa punya benang merah. Untuk line-up lokal, kami lebih bebas mencoba kombinasi nama, mempertemukan penikmat musik yang berbeda, dan memberi ruang untuk artis yang mungkin belum banyak diketahui orang,

Program Director Plainsong Live, Ferry Dermawan.

Musisi Lokal Lintas Generasi

Tidak hanya mengandalkan penampil internasional, Joyland Sessions 2026 juga menghadirkan musisi dalam negeri dari berbagai generasi dan latar.

Efek Rumah Kaca, Float, dan Mondo Gascaro menjadi nama-nama yang lebih dahulu dikenal. Sementara itu, Alkateri, Sunlotus, Strange Fruit, Falaci, dan Asken membawa perspektif dari generasi yang lebih baru.

Kombinasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan Joyland dalam mempertemukan musisi dengan karakter dan latar yang berbeda.

Melalui susunan penampil tersebut, penonton tidak hanya mendapatkan pertunjukan dari nama-nama yang sudah dikenal, tetapi juga memiliki ruang untuk menemukan musisi lainnya yang mungkin belum banyak mereka ketahui.

Tak Hanya Musik, Ada Seni hingga Kuliner

Pengalaman di Joyland Sessions 2026 tidak hanya berlangsung di atas panggung.

Di luar pertunjukan musik, festival ini menghadirkan lokakarya, berbagai aktivitas, pilihan makanan dan minuman, hingga instalasi seni yang tersebar di area festival.

Tata ruang menjadi salah satu bagian penting dalam konsep Joyland. Rancangannya memungkinkan pengunjung bergerak tanpa harus mengikuti jalur tertentu.

Pengunjung dapat memilih untuk berhenti, menjelajah, menemukan sesuatu yang baru, atau sekadar menikmati suasana sebelum berpindah ke pengalaman berikutnya.

Salah satu ruang yang hadir adalah White Peacock, area kreatif lintas usia yang menyediakan lokakarya, permainan arkade buatan sendiri, perpustakaan buku anak-anak, area bersantai, hingga toko merchandise khusus White Peacock.

Ada pula Joyland Village, ruang pasar yang mempertemukan berbagai merek serta pilihan makanan dan minuman lokal, termasuk produk dan menu khusus hasil kolaborasi dengan Joyland.

Baca juga:

8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026

Dirancang untuk Dinikmati dengan Ritme Pengunjung

Konsep ruang dan aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya Joyland Sessions menghadirkan pengalaman festival yang tidak harus seragam bagi setiap pengunjung.

Kami ingin pengunjung menemukan sesuatu yang baru di setiap ruang yang ada di Joyland. Bukan hanya aktivitas yang berbeda, tetapi juga perasaan dan pengalaman yang berbeda. Semoga pengunjung juga bisa berimajinasi di semesta Joyland, lalu pulang membawa perspektif dan inspirasi baru yang jadi pendorong untuk berkreasi,

Managing Director Plainsong Live, Lintang Sunarta.

Dengan kapasitas dan skala yang lebih intim, Joyland Sessions 2026 dirancang untuk memberikan ruang bagi pengunjung menikmati festival dengan ritme mereka sendiri. (Far)

#Musik #Festival Musik #Joyland Sessions
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
CHVRCHES kembali lewat single 'Roses'. Lauren Mayberry, Martin Doherty, dan Iain Cook membawa nuansa rock lebih tajam sekaligus kritik sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
ShowBiz
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Bagikan