MerahPutih Internasional - Dalam tiga bulan terakhir kelompok radikal Negara Islam Iraq dan Suriah (ISIS) telah membunuh 120 anggotanya, kebanyakan dari mereka dibantai karena mencoba untuk melarikan diri untuk pulang ke negara mereka.
Dilansir dari The independent Senin kemarin (5/1), Direktur Observatorium, Rami Abdurrahman mengatakan "kami dapat mengkonfirmasi bahwa 120 militan telah tewas dibunuh oleh ISIS, menurut sumber kami bahwa korban yang tewas lebih dari 200 orang," ucapnya.
Dari 120 militan yang dikonfirmasi telah dieksekusi, sebanyak 116 adalah militan asing yang ingin mudik ke negara asalnya. Beberapa dari mereka adalah militan asal Eropa. Para korban rata-rata ditembak, dipenggal, hingga dirajam. Pembunuhan sadis tersebut terjadi di kota Raqqa.
Ratusan militan yang dihabisis ISIS itu termasuk dari 1.880 orang yang dibunuh kelompok ISIS sejak kelompok itu mendirikan “khilafah" atau negara di Suriah dan Irak pada Juni 2014 hingga Desember 2014. (cpy)