Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak

Ilustrasi pengedara sepeda motor (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - JAKARTA tengah darurat kejahatan begal. Rentetan pembegalan terjadi di sejumlah wilayah seperti Kebon Jeruk, Grogol, Kembangan, Cengkareng, Jakarta Barat, dan Kemayoran, Jakarta Pusat. Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal yang beroperasi 24 jam.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Kevin Wu mengingatkan agar Pemerintah DKI terlibat dalam upaya Polda Metro Jaya memberantas pembegalan. Salah satunya dengan menerjunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI untuk mengamankan Jakarta.

"Pemprov DKI juga tidak boleh lepas tangan. Ini bukan hanya urusan polisi. Pemprov, wali kota, camat, lurah, Satpol PP, Dishub, sampai pengurus wilayah perlu ikut memperkuat pencegahan," ujar Kevin kepada wartawan, Senin (18/5).

Pemprov DKI juga harus memastikan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) tetap menyala di titik rawan, kanal pengaduan warga harus cepat direspons, dan patroli gabungan harus diperkuat.

Baca juga:

Petugas Damkar Dikeroyok Begal, Gubernur Pramono: Jakarta Harus Jadi Kota Aman bagi Semua Orang

Kevin menekankan masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.

Ia menilai begal dan kriminalitas jalanan bukan hanya mengancam korban secara fisik, melainkan juga merusak rasa aman, aktivitas ekonomi, dan citra Jakarta. "Apalagi Jakarta sedang ingin menjadi kota global. Kalau warga sendiri takut pulang malam, wisatawan jadi korban, dan pelaku merasa bebas beraksi sehingga image Jakarta bisa rusak," ucapnya.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini mendukung langkah Polda. Ia juga mendorong agar Tim Pemburu Begal dijalankan serius, konsisten, terukur, dan tidak berhenti di seremoni saja.

"Negara harus hadir lebih cepat dari pelaku kejahatan. Jangan sampai warga merasa harus menjaga dirinya sendiri karena aparat datang setelah semuanya terlambat," pungkasnya.(Asp)


Baca juga:

Petugas Damkar Jadi Korban Begal, Pramono Minta Aparat Mengusut

#Kriminal #Aksi Begal #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Tarif transportasi laut memiliki struktur biaya yang berbeda.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Agustus 2026
Komisi B DPRD DKI Minta Kajian Matang Rencana Transjakarta, jangan Muncul Persepsi Tarif Rp 3.500
Indonesia
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi udara di Ibu Kota.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Pramono Anung Beberkan Alasan Modifikasi Cuaca di Jakarta Belum Bisa Dilakukan
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker
Kualitas udara Jakarta tercatat berada pada kategori tidak sehat pada Senin (17/8) pagi WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat pada HUT RI, Warga Disarankan Pakai Masker
Indonesia
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Meminta awak media untuk menanyakan masalah raibnya tangga JPO di Gedung MPR/DPR ke Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Dinas Bina Marga DKI Lempar Polemik JPO tanpa Tangga di DPR ke Diskominfotik
Indonesia
Waskita Kejar Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai yang Diresmikan Akhir Agustus
Waskita menyebut, secara keseluruhan, pekerjaan LRT Jakarta telah mendekati akhir.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Waskita Kejar Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai yang Diresmikan Akhir Agustus
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
JPO Depan Gedung DPR tak Punya Akses Tangga, ini Kata Gubernur Pramo Anung
JPO tersebut sebelumnya dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
JPO Depan Gedung DPR tak Punya Akses Tangga, ini Kata Gubernur Pramo Anung
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Progres Pembangunan MRT Lanjutan Bundaran HI ke Kota sudah Capai 63 Persen
Pembangunan MRT Jakarta merupakan salah satu dari tiga mandat yang diberikan pemerintah pusat kepada MRT Jakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Progres Pembangunan MRT Lanjutan Bundaran HI ke Kota sudah Capai 63 Persen
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Bagikan