Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

INKA Dapat Kucuran Data USD 8,5 Juta Buat Ekspor Gerbong ke Selandia Baru

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026

MerahPutih.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mengucurkan pembiayaan senilai USD 8,5 juta dolar AS untuk mendukung PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA mengekspor Wagon (Gerbong Barang) tipe SOW6 ke Selandia Baru.

Direktur Pelaksana Bisnis I LPEI Anton Herdianto mengatakan dukungan pembiayaan itu dilakukan melalui fasilitas Penugasan Khusus Ekspor (PKE) atau National Interest Account (NIA).

Melalui fasilitas PKE, LPEI menjalankan mandat negara untuk memastikan produk manufaktur unggulan Indonesia, seperti yang dihasilkan PT INKA, terus memperluas penetrasi ke pasar global,

kata Anton dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (4/8).

PT INKA memperoleh kontrak pengadaan sebanyak 340 unit Container Flat Top Wagon dari UGL Rail Service Pty Limited, Australia, yang akan dioperasikan oleh KiwiRail sebagai pengguna akhir di Selandia Baru untuk dikirimkan dalam tiga tahap sepanjang 2026.

Baca juga:

Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran

Adapun fasilitas yang diberikan LPEI ditujukan untuk pelaksanaan kontrak Manufacture of 340 Container Flat Top Wagon kepada UGL Rail Service Pty Limited. Dukungan ini merupakan fasilitas kedua yang diberikan LPEI kepada PT INKA.

Sebelumnya, pada 2024 LPEI telah memberikan fasilitas senilai USD 11,9 juta kepada INKA Multi Solusi (IMS), yang terdiri atas fasilitas pembiayaan sebesar 7,7 juta dolar AS dan fasilitas penjaminan sebesar 4,2 juta dolar AS untuk mendukung ekspor gerbong ke Selandia Baru.

Ekspor wagon ke Selandia Baru membuktikan bahwa produk industri nasional mampu memenuhi standar internasional yang ketat,

tambah Anton.

Keberhasilan ekspor Wagon SOW6 ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional melalui peningkatan utilisasi industri komponen dalam negeri, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan rantai pasok industri manufaktur nasional.

LPEI akan terus mendukung para eksportir Indonesia melalui pembiayaan, penjaminan, dan asuransi guna mendorong pertumbuhan ekspor serta perekonomian nasional yang berkelanjutan,

tutur Anton.
Baca Artikel Asli