MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia telah menerima bantuan dari luar negeri bantuan alat kesehatan untuk penanganan perawatan pasien COVID-19 yang kini melonjak signifikan.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, bantuan tersebut dilakukan secara bertahap dan akan trus meningkat.
Baca Juga
"Kamis sudah terima bantuan internasional bertahap," kata Luhut saat konfrensi pers update kondisi PPKM Darurat, Kamis (15/7).
Jenderal TNI Purnawirawan ini pun meminta kepada pengamat, politisi dan semua kalangan untuk jangan politisasi soal bantuan kesehatan ini. Sebab, bantuan itu demi kesehatan dan nyawa masyarakat.
Tapi, setelah wabah sudah hilang dari Indonesia, dirinya persilahkan semua pihak untuk memberikan kritik atau saran ke pemerintah. Saat ini kebersamaan dan gotong royong paling dibutuhkan dalam pengendalian virus corona.
"Kita ingin selamatkan nyawa banyak orang," papar Luhut.
Berikut sejumlah pihak yang bantu Indonesia kirimkan alat-alat kesehatan:
Singapura / Temasek Foundation
- 1000 unit Oxygen Concentrator 5LPM
- 500 unit Oxygen Concentrator 10LPM
- 100 unit Portable Oxygen
- 20 ton Pasokan Medical Protective
Shopee Singapura
- 1000 Unit 50L Oxygen Cylinder with Valve
Huayou Cobalt
- 1000 Unit Oxygen Concentrator 5LPM
Harita & Lygend - Shanghai
- 5000 Unit Finger Pulse Oximeter
- 50 Unit HFNC HF 75A (without trolley)
- 47 Unit Trolley for HFNC HF 75A
- 800 Set Consumable Nasal Canulla
- 800 Sen Heating Breathing Pipe Set
- 100 Unit Consumable Air Filter
Dexin Steel
- 60 Unit HFNC Heyer NeoHifi7
- 150 Unit Oxygen Concentrator 10L
- 850 Unit Ocygen Cylinders 6m3
- 1250 Unit Oxygen Cylinders 6m3.
Untuk yang lokal, Indonesia diberi bantuan dari Perusahaan Gojek, Halmahera Persada dan lain-lain.
"Mereka datang dan tidak banyak komentar, kami tidak terima uang. Kalau mau sumbang ini listnya ada dari luar dan dalam negeri," pungkasnya. (Asp)
Baca Juga
Ini Paket Obat Yang Didapat dari Layanan Telemedicine COVID-19