Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Indonesia Sudah Datangkan Total 505 Juta Dosis Vaksin

Zulfikar Sy - Jumat, 18 Maret 2022

MerahPutih.com - Indonesia terus melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Bukan cuma dosis 1 dan 2, kini penyuntikan memasuki vaksin penguat atau dosis ketiga (booster)

Sekretaris Bidang Tim Percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE) Kementerian Luar Negeri Lintang Paramitasari mengatakan bahwa hingga Kamis (18/3), Indonesia telah menerima total 505.551.435 dosis vaksin COVID-19 yang diperoleh dari negara-negara mitra melalui jalur bilateral dan multilateral.

“Jumlah ini bisa memenuhi 93,6 persen dari total kebutuhan vaksin dua dosis bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Paramita dalam press briefing yang diikuti dari Jakarta, Kamis (18/3).

Baca Juga:

Vaksin Merah Putih Masih Tahap Analisa Hasil Uji Klinis Fase 1

Dia menjelaskan bahwa pada 11 Maret lalu, Indonesia kembali menerima vaksin buatan Moderna melalui skema dose sharing COVAX dari Amerika Serikat sebanyak 2.000.880 dosis.

Kementerian Luar Negeri, bersama dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya, berupaya untuk terus melaksanakan diplomasi vaksin guna memenuhi kebutuhan vaksin di dalam negeri, baik vaksin booster maupun primer.

Selain mengupayakan terpenuhinya kebutuhan vaksin di dalam negeri, Indonesia juga terus menyuarakan pentingnya akses yang setara terhadap vaksin COVID-19 bagi semua negara di dunia.

Baca Juga:

Bentengi Gelaran MotoGP Mandalika dari Klaster COVID-19, BNPB Genjot Vaksinasi

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui peran Indonesia dalam fasilitas COVAX, di mana Menteri Luar Negeri Retno Marsudi merupakan co-chair dari Advanced Market Commitment Engagement Group (AMC EG) fasilitas tersebut.

“Mandat Menlu sebagai co-chair AMC EG telah diperpanjang hingga akhir 2022 pada 15 Maret lalu. Menlu kembali bertindak sebagai co-chair bersama Menteri Pembangunan Internasional Kanada dan Menteri Kesehatan Ethiopia,” kata Paramita, seperti dikutip Antara.

Menlu Retno Marsudi telah memimpin pertemuan sesi kedua AMC EG yang membahas perkembangan varian Omicron serta efektivitas vaksin. Dia juga kembali menekankan prioritas utama saat ini yakni agar COVAX AMC EG mengupayakan terpenuhinya target vaksinasi WHO yakni 70 persen pada pertengahan 2022 bagi seluruh negara.

“Menlu juga menekankan pentingnya peran AMC EG menjembatani pengurangan kesenjangan akses terhadap vaksin mengingat masih ada sejumlah negara AMC EG yang belum sampai angka vaksinasi 10 persen,” katanya menegaskan. (*)

Baca Juga:

Luhut Minta Masyarakat Divaksin Booster untuk Hadapi Ramadan dan Lebaran

Baca Artikel Asli