>Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) merupakan salah satu cabang yang dilombakan dalam "Indonesia Coffee Event (ICE) 2017". Praktiknya, cabang kompetisi satu ini tidak memerlukan penilaian juri. Setiap kontestan harus menemukan 1 kopi yang berbeda dari antara 3 cup kopi yang tersaji sebanyak 8 kali. Terkesan mudah, lantas mengapa hal seperti ini dilombakan?
>
Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) 2017 - Foto: Sendy
>Anda yang sudah mengenal istilah
specialty coffee tentu tahu bahwa kopi bukan sekadar hitam dan pahit. Kopi di dunia memiliki beragam karakteristik rasa dan inilah yang perlu diterka oleh para
cup taster. Selain menguji keakuratan lidah para
cup taster, kompetisi ini juga mengukur kecepatan dan keterampilan mereka dalam membedakan kopi yang disajikan.
>Poin perbedaan antara kopi satu dengan lainnya bisa berupa tingkat rasa—bagaimana kadar manis atau pahit dalam setiap
cup kopi. Aroma ataupun kadar keasaman kopi tersebut juga dapat menjadi pembanding. Kontestan yang dapat menebak paling akurat dan cepat akan menjadi pemenang dan mewakili Indonesia pada ajang
World Coffee Event (WCE).
>
Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) 2017 - MP/Irene Gianov
>Meskipun didominasi oleh peserta barista pria, tidak sedikit juga barista perempuan turut berpartisipasi dalam cabang kompetisi satu ini. Menurut
Cindy Harlin Marta, Ketua ICE 2017, kompetisi ini dapat melatih partisipan yang kelak ingin berkarier di dunia kopi menjadi
Q Grader.