Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga

Penampilan barista yang demokan perlombaan Indonesia Coffee in Good Spirits Championship 2025 di FLEI Business Show 2025, Hall 11, NICE PIK 2, Banten, Kamis (9/10).(Foto: Merahputih.com/Tika Ayu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDUSTRI kopi berisiko menghadapi krisis stok biji kopi. Hal itu diungkapkan Jenderal (Sekjen) Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Gusti Laksamana. Gusti menyebut hal ini merupakan masalah serius.

Gusti bercerita saat ini banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.

"Kebutuhan kopi lagi naik-naiknya. Namun, alam lagi enggak bersahabat. Alam lagi enggak bersahabat karena ya kita semua tahu lagi ada climate change serta global warming. Produksi kopi turun," ujar Gusti saat ditemui di ajang Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) Business Show 2025, Jumat (10/10).

Dia mengatakan masalahnya tak berhenti di situ.Kelangkaan hasil biji kopi memicu merangkak naiknya harga kopi secara signifikan. Bukan hanya biji kopi mentah, melainkan juga kopi instan. "Produksinya turun, tapi demand-nya lagi tinggi. Alhasil, harga kopinya naik gila-gilaan. Apa pun sekarang naik. Kalau mau ngecek harga, kopi instan pun naik," kata dia.

Baca juga:

SCAI Hunting Barista Terbaik Indonesia lewat Kompetisi Kopi di FLEI Business Show 2025


Tak Ada Campur Tangan Tengkulak



Gusti memyebut kelangkaan hasil kopi itu sama sekali tak ada campur tangan tengkulak. Menurutnya, saat ini, memang tidak ada stok berlebih yang tertahan. Permintaan kopi terus ada jadi tidak pernah tertimbun karena kelebihan produksi.

"Kalau dibilang tengkulak kayaknya enggak mungkin. Barang sekarang sudah benar-benar hilang di pasar. Saking kebutuhannya tinggi. Jadi kayaknya enggak mungkin ada orang tengah lagi gitu," kata dia.

Gusti memperkirakan penurunan produksi kopi secara nasional pada 2025 mencapai belasan persen. Situasi krisis ini merata di seluruh provinsi penghasil kopi, mulai dari Sumatra, Jawa, hingga Papua.

"Paling tinggi Gayo. Lalu ada di Sumatra Utara. Kalau Jawa juga termasuk ada di Jawa Barat, Jawa Timur," kata dia.(tka)


#Kopi #SCAI #Ekspor Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan