Kuliner

Coco Series dari Roemah Koffie Dikenalkan di Athena, Membawa Ciri Khas Tropis

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 26 September 2025
Coco Series dari Roemah Koffie Dikenalkan di Athena, Membawa Ciri Khas Tropis

Cocco Cloud dan Cocco Locco di Roemah Koffie Gunawarman di Jakarta Selatan, Kamis (25/9).(foto: Merahputih.com/Tika Ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - AROMA kelapa nan manis dan lembut tercium meningkahi wangi kopi di Roemah Koffie Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (25/9). Di siang nan terik itu, Roemah Koffie Gunawarman bagaikan oase tropis. Rangkaian tanaman tropis menghijau, buah-buah kelapa, hingga para staf yang mengenakan outfit printing daun kelapa membuat siapa pun yang hadir terasa masuk ke mode liburan.

Namun, alih-alih menyesap air kelapa, para tamu disuguhi kopi. Bukan hanya kopi, melainkan kopi dengan racikan kelapa. Sebuah twist unik nan menarik hasil kreasi barista sekaligus peracik minuman andalan Roemah Koffie William Jonathan. Di ajang Coco Fest hari itu, William berbagi kisah tentang Cocco Series yang resmi diperkenalkan Roemah Koffie.

Perjalanan Coco Series bermula pada Februari 2025. Saat itu, William menjadi salah seorang wakil Indonesia di ajang HORECA Expo di Athena, Yunani. Itu merupakan sebuah kompetisi bergengsi nan mempertemukan para barista dunia. Di ajang itu, William membawa racikan khas Roemah Koffie sekaligus memperkenalkan sentuhan tropis kelapa dalam secangkir kopi.

“Kami enggak mau sekadar kasih yang klasik, tapi juga signature dari Roemah Koffie untuk diperkenalkan di sana,” ujar William saat ditemui di Roemah Koffie Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (25/9).

Niatan menghadirkan sesuatu yang klasik sekaligus siganture itu membawa William pada sebuah eksplorasi rasa. Ia kemudian bereksperimen menambahkan elemen kelapa yang khas dari daerah tropis ke dalam racikan kopinya. Tak disangka, racikan itu mendapat apresiasi, membuka jalan lahirnya Cocco Series.

Baca juga:

Lewat Roemah Koffie, Jerry Hermawan Lo Bawa Misi Kembalikan Kejayaan Kopi Nusantara



William mengkreasikan empat kombinasi kopi premium dan elemen tropis yang tak biasa dalam menu signature Roemah Koffie, yakni:

  • Cocco Koffie yakni espresso pekat dipadu gula aren dan krim kelapa, menghadirkan manis-gurih yang lembut.?
  • Cocco Float yang memberi kejutan segar dari soda, gelato, dan krim kelapa, cocok untuk siang Jakarta yang terik.?
  • Cocco Cloud sajian kopi hitam yang dilunakkan krim kelapa, menghasilkan keseimbangan unik antara kuat dan lembut.?
  • Cocco Loco menu paling eksotis yakni paduan kopi dan jus nanas, lemon sorbet, plus dried pineapple yang bisa langsung disantap


Dried pineapple bikin rasa nanasnya lebih keluar,” kata William sambil tersenyum.?


Menurut William, Cocco Series dirancang agar bisa diterima siapa saja, dari Gen Z yang gemar eksplorasi rasa, generasi baby boomer yang peduli kualitas, hingga anak-anak yang biasanya belum terbiasa dengan pahitnya kopi.

“Lewat Cocco Series, saya ingin menunjukkan bahwa kopi tidak selalu identik dengan rasa pahit. Dengan sentuhan kelapa, kopi bisa tampil lebih manis, menarik, dan tetap autentik,” tutupnya.(tka)

Baca juga:

Roemah Koffie Hadirkan Menu Iced Serasi dengan Racikan Kopi Lokal

#Kopi #Roemah Koffie #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Bagikan