Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Imbas Virus Corona, Anies Diminta Batalkan Formule E Demi Keselamatan Warga

Andika Pratama - Selasa, 03 Maret 2020

MerahPutih.com - Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menilai, bisa terjadi kebodohan jika Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan nekat meneuskan ajang Formula E.

Pasalnya, terjadi peningkatan kekhawatiran terhadap virus Corona di Indonesia apalagi potensi penyebarannya bisa dilakukan oleh warga negara asing.

Baca Juga

Dua WNI Positif Corona, Pemerintah Tidak Larang WNA ke Indonesia

"Arab sudah menutup pintunya dengan menghentikan ibadah umroh hingga aman. Amerika membatalkan KTT ASEAN di Las Vegas. Dan banyak negara menutup pintunya demi keselamatan warganya. Adalah kebodohan apabila (Anies meneruskan agenda Formula E di Jakarta," terang Ferdinand dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa (3/3).

Anies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Ferdinand menegaskan bahwa sikap yang ia tujukan kepada Anies tersebut lantaran ingin mengingatkanterkait pentingnya keselamatan warga Jakarta dan seluruh rakyat Indonesia.

"Hal ini sangat penting demi keselamatan warga Jakarta secara khusus dan Indonesia secara umum," ucap Ferdinand

Ferdinand mengaku alasan keberatan dengan ajang tersebut bukan tanpa alasan. "Ini mengingat semakin tak terkendalinya penyebaran virus corona, bahkan Arab menghentikan ibadah umroh, maka dengan ini saya memohon dengan sangat agar menunda atau membatalkan agenda Formula E hingga waktunya nanti aman," jelas Ferdinand.

Baca Juga

Corona Masuk Indonesia, UNS Surakarta Larang Mahasiswa dan Dosen Pergi ke Luar Negeri

Melihat akan banyaknya orang-orang yang akan tiba dari luar negeri untuk menonton Formula E di Jakarta mendatang. Ferdinand meminta agar balapan itu dihentikan sementara atau diundur.

"Maka sudah selayaknya agenda tersebut ditunda dan dibatalkan hingga pada waktunya nanti dinyatakan aman atau setelah obat pembunuh Virus Corona ditemukan," kata Ferdinand.

Anies sendiri sepertinya ngotot menggelar ajang lomba balap mobil itu. Persiapan pelaksanaan dan penyiapan infrastruktur balap mobil itu tentu semakin gencar mengingat waktu pelaksanaannya semakin dekat.

Apalagi, pelaksanaannya telah mendapat persetujuan dari Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka Praktikno melalui surat Nomor B-3/KPPKKM/02/2020 tanggal 7 Februari 2020.

Baca Juga

MPR Minta Pemerintah Tegaskan Status Indonesia Soal Virus Corona

Persetujuan itu memberi kepastian kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas permohonan yang disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan pada 16 Desember 2019.

Jauh sebelumnya, pada 20 September 2019, Anies meluncurkan "pre-event" atau prakegiatan "Jakarta E Prix 2020" di Monas. (Knu)

Baca Artikel Asli