Merahputih.com - Langkah awal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pembukaan Jumat (21/8) pagi menunjukkan tren positif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melompat manis 22,48 poin atau setara 0,35 persen, membawanya langsung bertengger di level 6.524,07.
Baca juga:
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Kenaikan ini sejalan dengan menguatnya pergerakan saham-saham papan atas. Indeks LQ45 yang menampung 45 saham unggulan ikut menanjak 2,62 poin (0,41 persen) menuju posisi 641,36.
Pencapaian positif pasar saham ini berbanding terbalik dengan nilai tukar mata uang domestik yang cenderung tidak banyak bergerak.
+-----------------------------------------------------------------------+
| RINGKASAN PERDAGANGAN PASAR MODAL & KURS |
+--------------------------+-----------------------+--------------------+
| Indikator Finansial | Posisi / Nilai | Perubahan Sesi Awal|
+--------------------------+-----------------------+--------------------+
| IHSG (Indeks Utama) | 6.524,07 | Naik 0,35% (+22,48)|
| Indeks LQ45 (Blue Chip) | 641,36 | Naik 0,41% (+2,62) |
| Kurs Rupiah vs Dolar AS | Rp17.748 per Dolar AS | Stagnan / 0,00% |
+--------------------------+-----------------------+--------------------+
Dolar AS Tahan Posisi, Rupiah Bertahan Konsisten
Di lantai bursa uang, nilai tukar rupiah terpantau adem ayem tanpa pergeseran angka signifikan. Mata uang Garuda berada di posisi Rp17.748 per dolar AS pada pembukaan perdagangan, alias bergerak datar 0,00 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya.
Baca juga:
Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK, Disorot soal Uang 12.000 Dolar Singapura
Stabilitas mata uang yang mengiringi lonjakan IHSG ini memberikan sinyal menarik bagi investor domestik maupun asing.
Pergerakan saham unggulan di sektor perbankan, energi, dan konsumen diperkirakan menjadi pendorong utama menguatnya indeks pada sesi pembukaan kali ini.