Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah

Angga Yudha Pratama - 1 jam, 18 menit lalu

Merahputih.com - Pergerakan IHSG hari ini akhirnya sukses ditutup menguat ke level 4.919,77 berkat sentimen positif yang membanjiri pasar setelah rilis hasil pemilu AS.

Laju bursa saham domestik sebenarnya sempat tertahan cukup lama di zona merah, namun berhasil comeback menjelang penutupan seiring antusiasme investor global menyambut arah baru politik Amerika Serikat.

Kenaikan pergerakan IHSG hari ini sebesar 15,48 poin (0,32 persen) juga memicu dorongan pada kelompok saham blue chip, di mana indeks LQ45 merangkak naik 0,80 persen ke posisi 501,24.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik

Arah pasar saham dan prediksi IHSG besok kini sangat dipengaruhi oleh kemenangan mutlak Partai Demokrat yang berhasil menguasai dua majelis tertinggi di Kongres AS (DPR dan Senat), sebuah momentum yang bikin investor global kembali berani mengambil risiko setelah sebelumnya bersikap risk off.

Kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu midterm AS direspons positif oleh investor, karena harapan akan adanya perubahan terhadap ekonomi global, terutama perubahan kebijakan fiskal, perdagangan internasional, suku bunga, nilai tukar dolar AS, serta hubungan geopolitik,

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.


Harga Emas Meroket Tajam, Rupiah Sedikit Tertekan

Pergeseran sentimen global ini tidak hanya berdampak pada pasar saham. Terkereknya harapan pasar terhadap perubahan kebijakan AS langsung menekan yield US-Treasury dan melemahkan nilai tukar dolar AS di pasar global.

Imbasnya, harga emas langsung terbang lebih dari 2 persen hingga menembus level psikologis baru di atas 4.000 dolar AS.

Sayangnya, euforia global ini belum sepenuhnya menular ke pasar valas domestik. Nilai tukar rupiah terpaksa ditutup sedikit melemah tipis 0,04 persen dan harus puas parkir di level Rp18.168 per dolar AS.

Ilustrasi

Sektor Keuangan Pimpin Kebangkitan, Sektor Industri Meradang

Menilik data perdagangan dari Bursa Efek Indonesia (BEI), laju IHSG hari ini sangat bergantung pada dua sektor utama yang menjadi pahlawan.

Sektor keuangan memimpin dengan kenaikan 0,39 persen, mengekor di belakangnya sektor barang konsumen primer yang naik 0,32 persen.

Di sisi lain, delapan sektor terpaksa gigit jari. Sektor industri tercatat jatuh paling dalam hingga 1,36 persen, disusul sektor barang konsumen nonprimer (-1,27 persen) dan energi (-1,11 persen).

Secara keseluruhan, pasar mencatat 1,22 juta kali transaksi dengan perputaran dana yang cukup fantastis mencapai Rp25,97 triliun dari 10,76 miliar lembar saham. Berikut adalah peta pergerakan saham yang paling menyita perhatian:

  • Saham Paling Cuan (Top Gainers): BOBA, MKNT, AIMS, TMPO, dan YUPI.

  • Saham Paling Boncos (Top Losers): MGLV, LMAX, LUCY, WGSH, dan NINE.

  • Rincian Pergerakan: 224 saham naik, 509 saham turun, dan 230 saham stagnan.

Bagaimana dengan bursa regional Asia? Sore ini kondisinya terpantau bervariasi. Indeks Shanghai melonjak 2,16 persen dan Hang Seng naik 1,67 persen. Namun, Nikkei justru harus anjlok 1,41 persen.

Baca juga:

Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah


Prediksi IHSG Besok: Bersiap di Fase Konsolidasi

Setelah kejutan dari Negeri Paman Sam sukses membalikkan arah IHSG di sesi kedua, investor kini harus bersiap menghadapi dinamika pasar lanjutan. Pergerakan pasar diproyeksikan akan sedikit mendingin sembari menunggu katalis baru.

Secara teknikal, diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 4.800-5.000 pada perdagangan Kamis (5/11/2026),

tutup Ratna Lim.
Baca Artikel Asli