[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Jumat, 09 Januari 2026 -
Merahputih.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan dipuja warga korban bencana alam di Aceh Tamiang, Aceh.
Akun X 'MichelAdam1515' mengunggah narasi yang menyebut Anies memeluk warga korban bencana di wilayah Aceh. Dinarasikan, Anies sebagai sosok yang dicintai rakyat. Akun itu juga mencantumkan tagar #PrabowoDiUjungTanduk
Per Kamis (8/12/2025) video itu sudah ditonton 39 ribu kali, disukai lebih dari 2 ribu kali, dibagikan 476 kali dan menuai 203 komentar.
NARASI:
"Anies pemimpin yang mencintai dan dicintai oleh rakyat. Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang #PrabowoDiUjungTanduk"
Baca juga:
FAKTA:
Dalam video klaim tersebut terdapat logo FAJAR.CO.ID, maka Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (Turnbackhoax) menelusuri kebenaran klaim dengan cara memasukan kata kunci "Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang site:fajar.co.id" ke mesin pencarian Google.
Hasilnya, memang ditemukan artikel dari fajar.co.id dengan judul “Warga Aceh Tamiang Rebutan Peluk Anies: Beban Kami Langsung Hilang”, namun dalam artikel media tersebut tidak terdapat video seperti pada klaim.
TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut kebenaran klaim dengan memasukkan potongan gambar dari video tersebut ke Google Lens.
Hasil penelusuran ditemukan video serupa pada akun media sosial Instagram dengan nama pengguna nasution.maksum, yang diunggah pada Kamis (11/12/2025).
Baca juga:
Video serupa lain juga diunggah pada kanal Youtube dengan nama akun “@anakabahsolid25”, video dengan keterangan “Momen Abah Anies Baswedan Makan Bersama Warga Karanganyar Solo Jawa Tengah” yang diunggah pada Selasa (16/12/2025).
Unggahan dengan caption makan soto bersama Abah Anies dan terlihat Anies Baswedan sedang makan bersama warga dan berinteraksi menggunakan bahasa Jawa “tanduk angsal nopo mboten niki?” yang artinya dalam bahasa Indonesia “nambah boleh apa tidak?”.
KESIMPULAN:
Faktanya, video tersebut kemungkinan besar direkam di Karanganyar Solo, Jawa Tengah bukan di Aceh Tamiang.
Jadi unggahan video berisi narasi “Warga Aceh Tamiang rebutan peluk Anies: beban kami langsung hilang” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content). (Knu)