MerahPutih.com - Informasi soal perubahan tarif transfer antar bank kembali beredar di media sosial.
Kali ini, sebuah akun Twitter/X dengan nama akun “@SemutMerah2024” yang mengunggah foto dengan narasi biaya transaksi antar Bank dari Bank Rakyat Indonesia menjadi Rp 150 ribu per bulan.
Namun, akun tersebut tidak memberikan pernyataan resmi dari pihak BRI soal perubahan biaya transfer antar bank itu.
NARASI
‘Bank Bank Pemerintah mau dimatikan apa gimana? Kmaren BSI. Sekarang BRI’
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Pikul Beban Berat karena Utang Indonesia Tembus Rp 12 Ribu Triliun
FAKTA
Dari hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.
Saat mengunjungi media sosial resmi BRI, tidak ditemukan pemberitahuan adanya perubahan biaya admin transfer antar bank dari BRI.
Kemudian melalui laman resminya, BRI masih menyebut bahwa biaya admin transfer antar bank masih dikenakan biaya Rp 6.500 per-transaksi, kemudian untuk transfer antar bank dengan BI-Fast maka akan dikenakan biaya Rp 2.500.
Tidak ditemukan narasi perubahan biaya menjadi Rp 150 ribu per-bulan. Setidaknya, hoaks ini telah beredar sebanyak tiga kali sejak tahun 2022.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi yang Terlibat Penyidikan Kasus Vina Cirebon Bakal Dipecat
KESIMPULAN
Informasi yang beredar tersebut adalah hoaks. Faktanya melalui akun resminya, Bank Rakyat Indonesia telah membantah berita biaya admin transfer antar bank dari BRI sejumlah Rp6.500 per-transaksi. (knu)