MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menaikan atau melakukanpenyesuaian tarif sejumlah rute Transjabodetabek. Penyesuaian diklaim tetap mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan, layanan Transjakarta, termasuk Transjabodetabek, mengemban fungsi pelayanan publik sehingga aspek keterjangkauan tarif menjadi perhatian utama pemerintah.
"Pemprov DKI Jakarta tetap berpegangan pada prinsip bahwa Transjakarta (termasuk Transjabodetabek) ada unsur Public Service Obligation (PSO) yang tentu salah satunya mengedepankan pertimbangan kemampuan ekonomi masyarakat," kata Chico.
Chico menyebut hingga saat ini belum diputuskan berapa tarif khusus untuk Transjabodetabek. Dan tidak merinci rute mana saja yang nantinya akan dilakukan penyesuaian tarif. Menurut Chico, hal ini masih dalam pembahasan internal.
Baca juga:
Transjakarta Perpanjang Jam Layanan Rute T31 PIK 2–Blok M, Dukung Java Jazz Festival 2026
"Masih dalam proses pembahasan di internal," kata Chico.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan sejumlah rute Transjabodetabek akan dilakukan penyesuaian tarif pada bulan ini, salah satunya Blok M-Bandara Soekarno Hatta.
“Untuk tarif Transjabodetabek Blok M-Soekarno Hatta, segera akan kami putuskan. Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Transjabodetabek lainnya yang perlu penyesuaian,” jelas Pramono.
Penyesuaian itu perlu dilakukan karena jumlah subsidi yang terlalu besar. Untuk itu, Pramono memutuskan segera menyesuaikan tarif Transjabodetabek di beberapa rute.