Fadli Zon Salut Panglima TNI Berani Ungkap Impor 5.000 Senjata

Minggu, 08 Oktober 2017 - Luhung Sapto

MerahPutih.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengenai impor 5.000 senjata dan amunisi oleh institusi nonmiliter membuat gaduh ruang publik. Tapi, tidak demikian halnya dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Fadli mengapresiasi keberanian Panglima TNI dalam menyampaikan kebenaran. Fadli menyebut harus ada orang yang berani seperti beliau, sekalipun bahaya mengancam.

"Saya kira apa yang disampaikan Pak Gatot terkait persoalan yang ada sekarang ini harus diapresiasi sebagai sebuah keberanian untuk menyampaikan kebenaran. Sekalipun kebenaran itu pahit," ujarnya kepada awak media di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/10).

Menurut dia, negara dalam bahaya jika semua pejabat tinggi hanya patuh pada atasan dan tidak kritis terhadap persoalan bangsa.

"Jangan semuanya ABS atau asal bapak senang. Ada masalah, asal bapak senang dan menghindari masalah. Ini akan jadi fenomena yang berbahaya. Seperti bom waktu, lebih bagus diumumkan meskipun terjadi polemik," terang Fadli.

"Contohnya, persoalan senjata, ini adalah persoalan yang sensitif. Kalau tidak diungkap kita tidak tahu apa yang terjadi," tambahnya.

Sebelumnya, Panglima TNI pernah menyatakan bahwa ada instansi non-militer yang berani mengimpor ribuan senjata ilegal di hadapan purnawirawan TNI.

Pernyataan tersebut sontak ramai setelah menjadi konsumsi publik, belakangan diketahui yang mengimpor senjata tersebut adalah satuan Brimob Polri. (Fdi)

Baca juga berita terkait pernyataan Panglima TNI tentang impor 5.000 senjata di: Panglima TNI Laporkan Soal Impor 5.000 Senjata, Apa Tanggapan Jokowi?

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan