MerahPutih.com - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka seleksi untuk kepala/wakil kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan di empat lokasi Sekolah Garuda baru yang dijadwalkan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027.
Terdapat lebih dari 200 formasi dibutuhkan dalam rekrutmen ini, dengan rincian empat orang formasi kepala sekolah, 16 orang formasi wakil kepala sekolah, 96 orang formasi guru, dan 96 orang formasi tenaga kependidikan.
Proses pendaftaran dibuka hingga 15 Februari 2026 untuk formasi guru, 16 Februari 2026 untuk formasi kepala/wakil kepala sekolah, serta 5 Maret 2026 untuk formasi tenaga kependidikan.
Kemdiktisaintek bakal menyiapkan rumah dinas bagi para guru/tenaga kependidikan yang nantinya bertugas di Sekolah Garuda baru yang bersistem asrama itu.
Baca juga:
Sekolah Garuda Hadir, Anak Tukang Tambal Ban Yakin Bisa Kuliah di Cambridge
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani mengungkapkan, pihaknya sedang memproses berbagai aspek kesejahteraan guru Sekolah Garuda, seperti gaji, tunjangan, hingga rumah dinas untuk empat lokasi Sekolah Garuda baru yang ditargetkan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Keempat lokasi Sekolah Garuda tersebut, yakni di Kabupaten Belitung Timur (Bangka Belitung), Kabupaten Bulungan (Kalimantan Utara), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), serta Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur).
"Nanti para guru insya allah juga sudah dibangunkan rumah dinas yang juga sangat layak untuk ditempati di lokasi-lokasi yang tadi kami sebutkan," katanya.
Pihaknya juga sedang mengupayakan peraturan presiden (perpres) yang mengatur tentang tunjangan bagi guru Sekolah Garuda.
"Jadi kalau seumpama bapak/ibu bergabung di dalam Sekolah Garuda, itu sebetulnya tinggal berpindah fisik saja. Nanti di sana sudah disediakan tempat tinggal," ujarnya.