Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Elektabilitas PSI dan Gelora Naik, Diprediksi Lolos Parlemen

Angga Yudha Pratama - Minggu, 11 Februari 2024

Merahputih.com - Lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil survei terkini. Di mana Partai Gelora dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diperkirakan lolos ambang batas parlemen di Pemilu 2024.

"PSI mendapatkan 4,2 persen dan Partai Gelora 4,1 persen," kata Direktur eksekutif SPIN Igor Dirgantara dalam keterangan tertulis, Minggu (11/2).

Baca Juga:

Isi Maklumat Terakhir Ganjar-Mahfud Sebelum Pencoblosan 14 Februari

Angka ini meningkat dari survei sebelumnya, periode 28 – 31 Januari 2024. Di mana saat itu, PSI berada 4 persen, sementara Gelora masih di 3,6 persen.

Salah satu faktor naiknya elektabilitas dua partai itu yakni dampak dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga:

TKN Bantah Prabowo Korupsi Pesawat Jet Tempur Bekas dari Qatar

Lanjut dia, survei SPIN mencatat 10 partai yang diperkirakan lolos ambang batas parlemen yakni Partai Gerindra 22 persen, PDI Perjuangan 19,2 persen, Partai Golkar 10,2 persen, PKB 8 persen dan Partai NasDem 6,1 persen. Lalu PKS 5,9 persen, Partai Demokrat 5 persen, PAN 4,4 persen, PSI 4,2 persen dan Partai Gelora 4,1 persen.

Sementara itu delapan partai yang kemungkinan tidak mendapatkan tiket ke Senayan, yakni PPP, PBB, Partai Perindo, Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Buruh dan PKN.

Survei SPIN tersebut dilakukan dalam rentang tanggal 5-8 Februari 2024, dengan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Kriteria responden adalah penduduk berusia 17 tahun ke atas atau sudah memiliki KTP.


Baca Juga:

Jubir Menhan Pastikan Tidak Ada Kontrak Pembelian Jet Tempur Bekas Qatar

Metode yang digunakan adalah random digit dialing. Proses survei yang dilakukan melalui telekomunikasi tersebut dilakukan oleh surveyor terlatih dengan bantuan kuesioner. Hasilnya, margin of error sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca Artikel Asli