Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Program Magang Nasional, Ingin Kuota Ditambah

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026

MerahPutih.com - Saat ini, program Magang Nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan, kementerian, dan lembaga.

Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Untuk tahap I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa pemagangan pada 19 April 2026.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memastikan efisiensi anggaran tahap III oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak akan memengaruhi program strategis seperti Magang Nasional tahun ini.

“Beda (pos anggaran). Jadi kalau efisiensi ketiga yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan itu adalah terkait dengan perjalanan dinas, rapat-rapat dan seterusnya. Beda pos alokasi dengan (program) Magang (Nasional),” kata Menaker saat ditemui di Jakarta, Jumat (10/4).

Baca juga:

Pengangguran Lulusan SMK Makin Banyak, Kadin Ingin Diikutkan Program Magang Nasional

Kemnaker mendapatkan Surat Menteri Keuangan (Menkeu) S-181/MK.03/2026 pada tanggal 1 April 2026, terkait efisiensi anggaran.

Dalam surat tersebut, anggaran Kemnaker yang bersumber dari rupiah murni (RM) mengalami efisiensi atau pergeseran ke Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) Kemenkeu sebesar Rp 181.826.183.000.

Nilai itu terdiri dari Rincian Output (RO) Khusus sebesar Rp 122.163.948.000 dan hasil identifikasi efisiensi anggaran yang dilakukan Kemenkeu Rp 59.662.235.000.

Untuk pelaksanaan Magang Nasional 2026, Yassierli mengatakan pihaknya masih melakukan diskusi dengan kementerian-kementerian terkait sebelum nantinya diminta persetujuan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi kalau untuk (program) Magang (Nasional) memang sekarang masih dalam tarafnya persetujuan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan nanti pastinya dari Pak Presiden,” ujar dia.

Kemnaker sebelumnya mengusulkan adanya peningkatan jumlah kuota peserta Magang Nasional 2026 sebesar 150 ribu orang, setelah pada tahun sebelumnya sebanyak 100 ribu orang.

Yassierli mengatakan pihaknya mempertimbangkan adanya peningkatan kuota Magang Nasional menyusul minat tinggi dari masyarakat, utamanya lulusan baru (fresh graduate) saat program ini diluncurkan tahun lalu.

Ia pun memastikan peninjauan (monitoring) dan evaluasi Magang Nasional tahap pertama dan kedua terus berjalan dan ditingkatkan.

Baca Artikel Asli