Merahputih.com - Klub-klub Premier League mendapat peringatan untuk lebih berhati-hati dalam situasi bola mati pada musim 2026/27.
Wasit Inggris berencana mengambil tindakan lebih tegas terhadap aksi saling tarik, memegang, hingga menjatuhkan lawan di dalam kotak penalti.
Kepala wasit sepak bola Inggris, Howard Webb, menilai terlalu banyak insiden serupa terjadi sepanjang musim lalu tanpa mendapatkan hukuman yang semestinya.
Baca juga:
5 Pemain Pendatang Baru Premier League 2026/27 yang Patut Dinantikan Aksinya
Menurut Webb, pemain bertahan maupun penyerang tidak boleh lagi leluasa melakukan pelanggaran saat situasi sepak pojok atau tendangan bebas hanya karena bola belum dimainkan.
Penggemar bisa berharap melihat lebih banyak situasi yang berujung pada hukuman pelanggaran, tidak hanya pada Agustus atau September, tetapi sepanjang musim,
ujar Webb dikutip Reuters.
Arsenal Jadi Sorotan
Salah satu tim yang menjadi sorotan dalam isu ini adalah Arsenal.
The Gunners menjadi salah satu tim paling berbahaya dalam situasi bola mati dan menjadikan skema tersebut sebagai bagian penting dari permainan mereka.
Baca juga:
Prediksi Juara Premier League 2026-2027 Versi Superkomputer Opta
Namun, sejumlah pelatih dan pendukung klub lawan mengeluhkan aksi tarik-menarik dan kontak fisik yang terjadi sebelum bola dilepaskan, terutama ketika Arsenal mendapatkan sepak pojok.
Webb ingin perangkat pertandingan, termasuk VAR, lebih jeli mengawasi situasi tersebut.
VAR Bisa Periksa Pelanggaran Bola Mati

Salah satu perubahan aturan pada musim baru memberikan kewenangan lebih besar kepada VAR untuk memeriksa pelanggaran yang dilakukan tim penyerang dalam situasi bola mati.
Jika terjadi pelanggaran sebelum terciptanya gol, pemberian penalti, atau keputusan disipliner, VAR dapat melakukan pemeriksaan dan situasi tersebut bisa diulang apabila diperlukan.
Dengan penerapan aturan yang lebih tegas, Premier League musim 2026/27 diharapkan dapat mengurangi praktik tarik-menarik dan pelanggaran tersembunyi saat bola mati.