MerahPutih.com - Tottenham diprediksi akan gagal menembus kompetisi Eropa, meskipun telah belanja besar-besaran pada bursa transfer musim panas.
Prediksi statistik Opta menyebutkan, bahwa Tottenham di posisi kedelapan, yang tertinggal satu poin di belakang Newcastle dan 20 poin di belakang rival sekota mereka, Arsenal.
The Gunners dijagokan untuk mempertahankan gelar juara Premier League untuk pertama kalinya dalam 91 tahun.
Baca juga:
Arsenal Kembali Incar Eli Junior Kroupi, Siap Datangkan di Bursa Transfer Januari 2027
Arsenal Diprediksi Unggul dari Manchester City di Klasemen Premier League 2026/27
Faktanya, The Gunners yang malam ini memulai musim baru dengan laga kandang melawan Coventry. The Gunners diprediksi akan unggul jauh atas Manchester City yang berada di posisi kedua, dengan selisih enam poin.
Peluang juara bagi sang juara bertahan diperkirakan sebesar 41 persen, angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan City yang hanya 18 persen. Kemudian, peluang tim-tim lainnya berada di bawah angka 10 persen.
Keberhasilan Arsenal menjuarai Premier League, sementara Tottenham finis di posisi kedelapan akan menjadi kenyataan pahit, yang menaruh harapan besar untuk kembali menembus zona Liga Champions.
Manajer Tottenhan, Roberto De Zerbi, kini telah mantap posisinya setelah berhasil meracik strategi untuk membalikkan keadaan dengan cepat dan mempertahankan timnya di Premier League musim lalu.
Baca juga:
5 Pemain Pendatang Baru Premier League 2026/27 yang Patut Dinantikan Aksinya
Selain itu, mereka didukung dana besar untuk mendatangkan Sandro Tonali, Mateus Fernandes, dan Jan-Paul van Hecke.
Pemain-pemain berpengalaman seperti Andy Robertson, Martin Dubravka, dan Marcos Senesi juga telah bergabung.
Lalu, Savinho dan Omar Marmoush diperkirakan akan menyusul lewat kesepakatan ganda bernilai fantastis sebesar 150 juta poundsterling (Rp 3,6 triliun).
Menurut data statistik, belanja besar-besaran tersebut tetap tidak akan cukup untuk membawa mereka menembus zona kompetisi Eropa, setelah mereka finis di peringkat ke-17 secara berturut-turut.
Peluang Tottenham Juara Premier League 2026/27 Tipis
Peluang Tottenham untuk meraih gelar juara dinilai hanya sedikit di atas 2 persen, sedangkan kemungkinan mereka mengamankan tempat di Liga Champions kurang dari 18 persen.
Liverpool diprediksi finis di peringkat ketiga, sementara Manchester United mengungguli Aston Villa untuk menempati posisi keempat.
Chelsea dan Newcastle mengungguli Tottenham untuk menempati peringkat keenam dan ketujuh, dengan Brighton dan Bournemouth melengkapi jajaran tim di paruh atas klasemen.
Sedangkan di papan bawah, pertarungan menghindari degradasi diprediksi akan melibatkan tiga tim promosi, yakni Sunderland, Fulham, dan Leeds.
Baca juga:
Roberto De Zerbi Beri Lampu Hijau, Richarlison Siap Angkat Kaki dari Tottenham Menuju Everton
Namun, ketiga tim terakhir tersebut diprediksi akan bertahan, sementara tiga tim pendatang baru justru akan langsung kembali turun ke Championship.
Persaingan di klasemen sangat ketat, ketika perolehan 73 poin yang dicatatkan Arsenal tergolong rendah, bahkan lebih rendah dibandingkan perolehan poin juara Premier League mana pun sebelumnya.
Namun, prediksi tersebut menempatkan Hull sebagai juru kunci, yang tertinggal tiga poin dari Ipswich dan lima poin di belakang Coventry. (sof)