MerahPutih.com - Anggota Komisi V DPR RI Syafiuddin Asmoro meminta Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo lebih memusatkan perhatian pada pelaksanaan tugas kementerian serta menghentikan berbagai polemik yang belakangan menjadi sorotan publik.
Menurut Syafiuddin, dalam beberapa waktu terakhir Kementerian PU lebih sering menjadi perhatian karena berbagai kontroversi dibandingkan capaian kinerja yang dihasilkan.
Soroti Sejumlah Polemik di Kementerian PU
Syafiuddin menyinggung sejumlah isu yang menjadi perhatian publik, mulai dari keputusan Menteri PU mencopot dua Direktur Jenderal yang dikaitkan dengan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), polemik dokumen perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang menyeret nama anggota keluarga hingga akhirnya dibatalkan, sampai mutasi besar-besaran pejabat di lingkungan Kementerian PU yang memicu berbagai spekulasi.
Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati kewenangan Menteri PU dalam melakukan pembinaan organisasi.
"Kami menghormati kewenangan Menteri PU dalam melakukan pembinaan organisasi. Namun ke depan kami berharap Pak Menteri lebih fokus bekerja dan tidak lagi membuat kehebohan yang dapat mengganggu konsentrasi kementerian dalam menjalankan tugasnya," kata Syafiuddin, Kamis (16/7).
Baca juga:
Profil Dody Hanggodo: Menteri PU yang Disorot usai Mutasi ASN, Punya Harta Rp 73,6 Miliar
Minta Energi Kementerian Difokuskan untuk Pembangunan
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur XI itu menilai Kementerian PU memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan infrastruktur nasional.
Karena itu, seluruh energi pimpinan kementerian seharusnya diarahkan untuk mempercepat penyelesaian berbagai program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Selain fokus terhadap pekerjaan, Syafiuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan keharmonisan di lingkungan internal Kementerian PU.
Menurutnya, suasana kerja yang kondusif merupakan modal utama agar seluruh jajaran dapat menjalankan tugas secara optimal.
Seorang pemimpin harus mampu menjaga soliditas organisasi. Jika tidak bisa menjaga kekompakan internal, maka Kementerian PU akan sulit bekerja secara maksimal dalam menjalankan program-program pembangunan,
Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin Asmoro.
Ia menambahkan, seorang menteri tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga harus menjadi figur yang mampu membangun semangat, memberikan motivasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang positif bagi seluruh bawahannya.
"Pemimpin harus menjadi sumber semangat bagi anak buahnya. Mereka harus merasa didukung dan diajak bekerja bersama untuk mencapai target pembangunan, bukan justru dihadapkan pada situasi yang menimbulkan kegaduhan di internal organisasi," tegasnya.
Baca juga:
Profil Dody Hanggodo: Menteri PU yang Disorot usai Mutasi ASN, Punya Harta Rp 73,6 Miliar
Komisi V DPR Akan Terus Awasi Kinerja Kementerian PU
Syafiuddin memastikan Komisi V DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program Kementerian PU agar pembangunan infrastruktur berlangsung secara efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap polemik di internal kementerian tidak kembali terjadi sehingga fokus dapat diarahkan sepenuhnya pada percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
"Kami berharap ke depan tidak ada lagi kehebohan maupun ketidakharmonisan di internal Kementerian PU. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kinerja nyata, percepatan pembangunan, dan pelayanan publik yang semakin baik," pungkasnya. (Pon)