Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Dituding Hasto soal Tumpukan Bansos, Ketua Golkar DIY Tantang Balik

Dwi Astarini - Selasa, 06 Februari 2024

MERAHPUTIH.COM - SEKJEN PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuding ada tumpukan bantuan sosial (bansos) di Kantor DPD Golkar DIY untuk memenangkan pasangan calon (paslon) tertentu. Tudingan itu disampaikan Hasto pada Minggu 4 Februari di JCC Senayan.

Atas tudingan Hasto itu, Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman membantahnya. Gandung menjelaskan tumpukan minyak goreng dan terigu di Kantor DPD Golkar DIY akan dipakai untuk acara pasar murah atau tebus murah. Gandung menegaskan paket sembako itu bukan berasal dari dana pemerintah ataupun bansos. Paket sembako itu, menurutnya, dibeli dari anggaran pribadi anggota Golkar.

BACA JUGA:

Hasto Sebut Prabowo Baru Belajar Blusukan

Gandung dengan tegas mengatakan Hasto asal ngomong tanpa dilengkapi data yang akurat saat menuding ada tumpukan bansos di Kantor DPD Golkar DIY. Ia kemudian menantang Hasto untuk taruhan tentang asal sembako tersebut. "Pernyataan Hasto tidak dilengkapi data yang kuat dan akurat. Itu menunjukkan wataknya yang bermulut tipis, berotak bebal, dan waton jeplak (asal ngomong)," ujar Gandung, Senin (5/2).

"Jika betul tumpukan bansos yang ada di kantor Golkar DIY dari pemerintah, saya siap disembelih di Alun-Alun. Namun, kalau tidak betul, apakah Saudara Hasto siap disembelih?" tantang anggota DPR RI dari Komisi VII ini.

Gandung menerangkan Golkar memiliki program membantu masyarakat kecil secara nyata. Program yang telah dan sedang dilaksanakan ini merupakan program sembako murah dengan konsep 'Tebus Murah'. Program 'Tebus Murah' ini, kata Gandung, dilakukan dengan masyarakat bisa membeli paket sembako berisi satu liter minyak goreng dengan terigu atau satu liter minyak goreng dan gula pasir dengan harga Rp 5.000.

"Ini murni program kami yang kami biaya sendiri tidak menggunakan dana dari pemerintah. Program sembako tebus murah ini untuk membantu masyarakat dan tahap pertama kami sebarkan di lima kabupaten kota se-DIY sebanyak 100 ribu paket sembako tebus murah dan mendapatkan sambutan antusias dari warga masyarakat," ungkap Gandung.

Gandung menambahkan Golkar DIY sudah terbiasa membantu masyarakat dengan berbagai macam kegiatan sosial dengan dana sendiridan bukan dana dari pemerintah. Kami kader Golkar tidak pernah mempraktikkan politik 'genthong babi' yang menggunakan program pemerintah untuk kepentingan partai untuk kepentingan kampanye.

"Kami kader Golkar tidak pernah melakukan politik 'genthong babi' yang menggunakan program pemerintah untuk kepentingan partai untuk kepentingan kampanye. Jangan-jangan ini seperti maling teriak maling," pungkas Gandung.(*)

Baca Juga:

Hasto Ungkap Alasan Istri dan Anak Ganjar Dilibatkan dalam Kampanye

Baca Artikel Asli